Allah adalah Tuhan Yang Maha Abadi
Jika Allah diumpamakan sebagai pusat semesta ,dan semesta alam ini sebagai bayi yang menetas dari pusat semesta, maka alam semesta ini sebenarnya tumbuh dan berkembang menuju kesempurnaan.
Bentuk sesuatu mengalami perubahan dan akhirnya kepunahan. Tetapi wajah-Nya tetap abadi.Kehadiran-Nya tetap kekal dan terbatasi oleh waktu dan tempat. Yang demikian itulah Allah . Jika Allah itu meliputi segala sesuatu ,Allah bersama manusia dimana saja manusia berada ,mengapa kita dinyatakan kembali kepada Allah. Dan kepunyaan-Nya segala yang dilangit dan dibumi, dan kepada-Nya , segala sesuatu dikembalikan . Mengapa bisa paradoks begini ?. Disatu sisi , katanya segala sesuatu akan kembali kepada Allah. Disisi lain , Allah meliputi segala sesuatu . Bagaimana nih ?.
Disini lah kita harus berusaha mengungkap makna yang terkandung didalam Al’Quran atau hadis . Jadi , ayat yang menyatakan bahwa segala sesuatu kembali kepada Tuhan , tidak berarti Tuhan saat ini berada disuatu tempat. Dia bukanlah sosok yang rileks disuatu tempat.
Setiap saat Dia berada dalam kesibukan (QS Ar-Rahman 55- 29). Dia senantiasa mencipta ,memelihara , memberi petunjuk. Secara all in dapat disebut Allah senantiasa menyempurnakan ciptaan-Nya .Hukum hukum Allah yang terpelihara , bekerja sesuai dengan ketetapan-Nya .Kesibukan-Nya menunjukkan kehadiran-Nya ada di mana mana.
Dengan demikian ,kembali kepada Allah berarti kembali kepada “Jalan yang benar” selanjutnya……yang telah ditetapkan-Nya. Bukan kenbali ke suatu tempat dimana Allah berada. Saat ini pun Allah beserta kita , Allah meliputi segala sesuatu.
Related posts:









Blog Untuk Pemula said,
September 30, 2009 @ 9:12 pm
keren nih buat siraman rohani..
oia, kalau mau tukeran link, link saya bisa di pasang di sidebar aja, di sebelah kanan..