November 1, 2009
· Filed under kesehatan alami, menjelajah akhirat -alam fana
Minggu, 25 Oktober 2009 PERJALANAN KE AKHIRAT ; Tujuan Terakhir Lebih dari 100 kata tercantum didalam Al-Quran.Dan , makna yang dikandungnya tidak tunggal . Artinya , kata “akhirat” tidak hanya merujuk pada kehidupan setelah mati. Ada 6 makna akhirat ; yaitu kondisi dibelakang hari , kehidupan batiniah (kebahagiaan rokhani), dunia gaib (dunia yang dialami setelah kematian) ,yang terakhir, kehidupan yang akan datang, dan tujuan terakhir.Yang banyak dijumpai di Al-Quran adalah kehidupan batin dan keadaan hidup di masa yang akan datang. Kehidupan batin dan kehidupan yang akan datang inilah yang menjadi sasaran perjalanan keakhirat. Kehidupan yang akan datang bukanlah hari kemudian setelah hancurnya alam semesta, tapi kehidupan yang akan dialami, baik secara individual maupan dalam kehidupan masyarakat . Diatas disebutkan bahwa menghadap Tuhan itu harus dengan hati yang bersih .Memasuki Kerajaan Tuhan itu harus dengan hati yang bersih . Tapi, dalam hidup dewasa ini , semenjak kecil kita telah didoktrin . Kita diperintah oleh orang-orang di sekeliling kita untuk mematuhi dogma. Lha, dogma itu kan hasil pikiran orang . Bagaimana mungkin kita harus hidup berlandaskan pikiran orang lain ? Tapi, untuk menghadap Tuhan kita juga tidak boleh berprilaku seperti anak kecil.kembali. Tidak, tidak demikian ! Kita sudah menjadi orang dewasa. Kita tak akan bisa menjadi anak kecil. Masa anak kecil, masa kekanak-kanakan itu telah kita tinggalkan . Kita justru harus menjadi orang dewasa yang memiliki hati sebagaimana yang dimiliki anak kecil. Hati yang suci dan polos . Bukan hati yang bopeng, karena itu perlu diberi topeng ! Hati yang bersih adalah hati yang tenang , damai, yang tahan terhadap berbagai macam kejutan dan goncangan. Makanya, kita harus melampaui gejolak hati dan pikiran . Bila tak dilalui , pasti akan terhalang.. Di banyak ayat disebutkan bahwa kita tidak boleh menyekutukan Alloh dengan yang lain .Hati kita tidak boleh diisi dengan yang selain-Nya. Dan , yang selain-Nya itu dapat berupa barang material , dan ,yang non- material, seperti dogma ,khayalan , dan pikiran. Tapi, justru sejak kecil kanak-kanak dibombardir dengan kesenangan material. Seolah-olah kebahagiaan itu ada diluar dirinya . Padahal, fokus kebahagiaan itu ada didalam diri, yang biasa disebut di dalam Al-Quran sebagai kehidupan akhirat. Diposkan oleh orang tua berzikir di 19:00 0 komentar Label: makna hidup
October 19, 2009
· Filed under kesehatan alami
Mengurangi Dampak Stres Usai Gempa
KOMPAS.com — Dampak trauma akibat gempa bagi kehidupan seseorang bisa jadi sangat luar biasa. Tak jarang gangguan emosi, pecahnya konsentrasi, hingga goncangan pribadi dialami.
Karena itu, dr Tony Setiabudhi, SpKJ dari Mitra International Hospital menyarankan agar pemerintah menyebarluaskan pengetahuan mengenai stres pascatrauma ini dan cara mengatasinya. Para pemuka agama, pemuka masyarakat, bidan, perawat, guru-guru, dan orangtua dalam hal ini berperan penting.
Post Traumatic Syndrome Disorder atau stres pascatrauma yang kerap terjadi pada korban gempa dapat diatasi dengan rileksasi. Mulailah dengan menarik napas dalam-dalam dan mengembuskannya sambil menyebut huruf s perlahan sehingga perasaan menekan di dada menjadi rasa nyaman. Latihan ini sebaiknya didampingi. Satu hari sebaiknya dilakukan minimal pagi-sore sekitar 10 menit.
Untuk mereka yang fobia hingga tidak berani keluar rumah, Tony menyarankan agar penderita dirawat dan dilatih perlahan-lahan dengan proses desensitisasi. Pertama-tama, individu akan diajak pergi keluar bersama-sama di suatu tempat. Setelah tenang dan mulai terbiasa, penderita disarankan menempuh jalan yang berbeda dengan sang terapis dan bertemu di suatu tempat yang sudah direncanakan. Demikian selanjutnya, sampai ia berani sendiri. Perlahan, jalur yang ditempuh diperluas. Latihan bisa dilakukan beberapa kali dalam sehari.
Sementara anak korban gempa sebaiknya dikembalikan ke tempat asal. Mereka mesti diajak ke lingkungan terdahulu dan familiar. Jika lingkungan dan orang di sekitarnya sudah tidak ada, anak bisa diajak ke tempat baru dan mulai hidup baru.
Jika gangguan psikis ini memparah kondisi korban gempa hingga tidak bisa tidur misalnya, maka terapi farmakologis (terapi obat) diperlukan. Penderita bisa diberi anxiolitika seperti diazepam. Kalau gangguan ini sudah mencapai depresi, penderita akan diberi obat depresi.
dr Intan Airlina Febiliawanti
October 17, 2009
· Filed under kesehatan alami, menjelajah akhirat -alam fana
Orang Jawa menyebutnya “sembah rasa”. Ungkapan sembah rasa ini bermula pada pupuh ke-70 dalam Gambuh, serat Wedhatama. Tentu , hal ini tidak dapat dibabar dalam pertemuan terbuka . Al-Quran pun cuma menyebut keadaan sembah rasa itu hanya dalam 2 ayat, yaitu surah An-Najm ayat 17 dan surah As-Sajdah ayat 17. Inilah tahap manunggaling kawula-Gusti . Dalam bahasa Al-Quran manunggaling kawula Gusti ini disebut Liqa’ Allah, pertemuan dengan Allah , yang dalam Al-Quran disebut 16 kali.
Dalam bahasa orgasme seksual keadaan ini dicapai pada titik nol. Suatu kondisi seperti tidak ada siapa-siapa , tapi dalam kesadaran. Kita hanya merasa sebagai cahaya yang memancar terang. Dan, itu hanya sesaat. tak ada lagi dualitas, yaitu subyek yang merasakan dan obyek yang dirasakan . Dan, jika titik ini tercapai , maka ada perasaan terang benderang dalam diri kita. Blissful . Bunga mekar yang menawan makhluk disekelilingnya . Rasa cinta kepada sesama tumbuh.
Hasil dari zikir rasa adalah manusia ceria . Bukan ia berusaha ceria, tapi badan jasmaninya yang menampakkan sinar keceriaan . Ia tampak bebas, tak ada beban yang dipikulnya. Apa yang dilakukannya semata-mata manfaat bagi semua pihak. Ia tampak terus menerus mesemseperti semar. Terus tersenyum seperti seperti yang nampak pada patung Budha.
Memang, hanya sedikit orang yang sampai pada zikir rasa ini. Tapi , mesti sedikit kehadirannya dapat mengayomi dunia. Paling tidak, ia menjadi pengayoman bagi makhluk hidup di sekitarnya. Inilah puncak dari perjalanan akhirat . Jadi , ia tidak perlu memburu akhirat, karena ia tak pernah melupakan akhirat yang menjadi sumber kehidupannya. Read the rest of this entry »
October 14, 2009
· Filed under kesehatan alami, menjelajah akhirat -alam fana
Tahapan berikutnya yang ditempuh seorang salik, pejalan akherat, pelaku spiritual journey, adalah zikir kalbu . Pada tahap ini anggota tubuh diajak diam . Termasuk bibir pun harus diam. Tak bergerak . Kalau toh asma Tuhan masih disebut , maka itu hanya sebutan di dalam hati. Sembilan pintu indra dijadikan pasif . Hanya indra batin yang reseptif terhadap sebutan asma Tuhan dihati. Zikir kalbu pun hanya tahapan dalam perjalanan ke akhirat. Artinya , setelah kita bisa menguasai tahap ini , kita tidak boleh mandek. Kita tidak boleh berhenti sampai disini . Kita tidak boleh membuat kalbu kita bekerja mekanis. Kalau diumpamakan kursus , zikir kalbu itu tingkat madya. Tentu , tidak setiap pejalan spiritual mampu melamjutkan perjalanannya . Masing masing orang memiliki potensinya sendiri-sendiri . Seseorang tidak bisa memaksa orang untuk bertindak lebih jauh . Tetapi, kita harus optimal Read the rest of this entry »
October 13, 2009
· Filed under kesehatan alami
HARAPKAN HAL-HAL YANG ANDA INGINKAN , DAN JANGAN MENGHARAPKAN HAL-HAL YANG TIDAK ANDA INGINKAN.
SYUKUR ADALAH PROSES YANG SANGAT KUAT UNTUK MENGALIHKAN ENERGI DAN MENDATANGKAN LEBIH BANYAK HAL YANG ANDA INGINKAN KEDALAM HIDUP.
BERSUKURLAH UNTUK APA YANG SUDAH ANDA MILIKI , ANDA AKAN MENARIK LEBIH BANYAK KEBAIKAN KEPADA ANDA . Read the rest of this entry »
October 12, 2009
· Filed under kesehatan alami, menjelajah akhirat -alam fana
Orang sufi menyebutnya zikir ruhiyyah. Tak ada lagi yang disebut. Kecuali , ungkapan batin “hu” dan “ya” .
Orang Jawa menyebutnya “sembah jiwa” .Didalam Al-Quran zikir pada tahap ini disebut ” tafakur” sebagaimana yang disebutkan dalam surah Al-Imran ayat 191. Orang Inggris menyebut tafakur ini sabagai ” kontemplasi”, contemplation ( dari kata Latin contem-plari, to gaze on , menatap .). Jadi tafakur bukanlah tingkatan “berfikir” biasa. Kontemplasi tidak sama dengan menalar. Tafakur atau zikir sirr ini setingkat lebih tinggi daripada meditasi.Pada tahap tafakur kita tidak memikirkan tentang alam raya seperti terjemahan ayat tersebut dalam bahasa Indonesia .Tapi kita menyaksikan alam raya.Kita tatap sedalam dalam nya sehingga kita dapat memahami makna penciptaan.
Dalam berfikir kita meraba-raba makna yang dikandungnya . Makanya, dalam berfikir kita lakukan analisis . Kita bedah sesuatu , kita urai menjadi elemen-elemen penyusunnya. Kita pelajari bagian- bagian tersebut . Kita lakukan sentesis , dan akhirnya sampai pada kesimpulan . Apa yang diperoleh dari berfikir ? Pendekatan terhadap kebenaran !. Artinya , makna yang kita peroleh itu sebatas asumsi yang paling dekat dengan kebenaran. Berfikir sebenarnya merupakan subbagian dari kontemplasi . Tatkala merenungkan sesuatu, kita sebenarnya menatap dan mengamati . Kita tidak melakukan “judgment ” , atau penilaian . Kita hanya mengawasi. Jadi ada obyek yang kita saksikan , dan diri kita yang menyaksikan. Sedangkan dalam berfikir , kita memberikan penilaian terhadap setiap bagian yang kita lihat. Kita perhatikan sifat-sifat dan ciri-cirinya.
Apa yang kita peroleh pada tahap zikir sirr ini ?. Pada tahap ini kita menemukan kebenaran ” relatif”. Visi yang tampak pada orang yang berada ditahap ini, merupakan visi individual .Artinya, pengliatan yang ada pada satu orang dengan yang dialami oleh orang lain bisa sama dan bisa berbeda . Jika beberapa orang disuguhi daging , dan disuruh merasakan daging yang sama , maka mereka tak akan dapat mengungkapkan rasa daging yang dikecapnya itu dengan “kata” yang sama. Bagi orang yang mengalami orgasme seksual, hanya kata “enak” yang dapat diungkapkan.
Postingan ini nantikan lanjutannya.
October 11, 2009
· Filed under Pertanian, kesehatan alami
Tiga bulan telah berlalu sejak bulan Juli 2009 kami telah mempergunakan
pupuk kandang , jerami dengan pupuk microba ditambah penyemprotan daun
dan permukaan tanahnya . Pongolahan tanah dengan cara ini menjadikan
perkembangan tanamannya subur sekali . Bayangkan satu butir benih padi
bisa menjadi 42 anakan seperti rimbunnya tanaman sereh ,tinggi dan sehat.
Secara berkala disemprotkan anti hama ,bukan kimiawi , yang alami .
Yang kita pergunakan adalah kultur campuran dari beragam mikroba menguntungkan dan jamur menguntungkan serta enzim sebagai senyawa bio aktif yang dibutuhkan tanaman / hewan sehingga bermanfaat untuk Pertanian , Perkebunan , Peternakan , Prikanan, Kesehatan , dan Lingkungan.
October 11, 2009
· Filed under kesehatan alami, menjelajah akhirat -alam fana
Didalam hati orang yang beriman sudah tidak ada lagi ” kata-kata”, termasuk ucapan ” Allah” .
Yang bersemayam itu memang Allah . Bukan ucapan yang bersemayam. Kalau hanya ucapan , itu sama dengan hafalan. Selama hanya mengisi hati dengan hafalan, maka kita masih syirik . Lha ,kalau mengisi hati dengan hafalan itu disebut syirik alias masih menyekutukan Tuhan, lalu buat apa kita berzikir menyebut asma-Nya.?
Nah…., disini kita harus menyadari tahapan yang harus kita lakukan dalam melakukan perjalanan ke alam akhirat. Mula-mula kita lakukan zikir dengan peng ucapan asma Tuhan , misalnya Allah.Pengucapan itu sendiri baru sebagai alat atau pelatihan . Yaitu , pelatihan untuk mengosongkan hati dan pikiran dari selain ucapan atau kata ” Allah”. Karena mulut digerakkan untuk mengucapkan kata ” Allah” maka pikiran kita berhenti .Yang terngiang dalam hati adalah ucapan “Allah” . Tentu saja pelatihan tidak berhenti sampai disitu. Kalau hanya “stop” . berhenti pada pengucapan , maka yang lahir adalah rutinitas atau perbuatan mekanikal. Bukan relasi atau hubungan antara hamba dan Tuhan. Bahkan ” ucapan” itu sendiri akhirnya yang menjadi kepercayaan. Artinya, yang terjadi adalah keyakinan bahwa dengan mengucapkan kata tertentu sekian kali akan memiliki khasiat penolak ini dan itu, bisa ini dan itu. Ini namanya magis. Bukan zikir. Magis dan zikir adalah dua hal yang berbeda , magis itu sesuatu yang mempunyai kekuatan gaib. Sedangkan zikir merupakan sarana untuk enlightened pencerahan . Orang yang tercerahkan merupakan orang yang menjadi sumber kebahagiaan dan kegembiraan bagi yang lain. Bukan hanya bagi orang lain , tapi bagi semua mahluk hidup.Orang mengalami pencerahan itu bagaikan bunga yang mekar .Ia menarik bagi semua aja yang melihatnya , tidak terkecuali kumbang dan kupu-kupu saja. Ia menarik bagi siapa aja yang melihatnya. Itulah pencerahan. Dan pencerahan dalam bahasa Al-Quran adalah rahmatil al -”alamin” , rahmat bagi semesta alam.Nah , sejauh mana kita bisa bermanfaat bagi yang lain, itulah kualitas pencerahan kita. Pelaku magis bukan manusia tercerahkan. Magis atau kekuatan gaib yang dimiliki seseorang sedikit manfaatnya bagi orang lain . Malah sering kali, jasa magis digunakan untuk memperdaya atau mencelakakan orang.Memang , dijaman sekarang banyak magis ditampilkan sebagai hiburan atau “showbiz” dikotakota besar dan media televisi.
Postingan berkutnya adalah Zikir Kalbu , nantikan .
October 9, 2009
· Filed under kesehatan alami, menjelajah akhirat -alam fana
Jumat ,2009 Oktober 09
Materi yang ada didunia eskternal itu secara intrinsik tidak memuat kebahagiaan .
Materi itu netral. Yang materi tidak bisa menyentuh yang bukan materi.Alam akhirat ,alam batiniyah, yang non- materi itu harus tune dengan yang non-materi juga. Makanya , kalau kita lagi susah , segera pejamkan mata dan buang segala ingatan tentang dunia lahir.Apa yang terjadi ?
Segera kesusahan itu pergi kalau lagi marah , tariklah napas dalam dalam ,maka kemarahan itu segera reda.
Orang yang marah bisa diredakan dengan berwudu. Mengapa? Karena ketika ia yang lagi marah itu mengambil air wudu, ia melepaskan diri dari penyebab marah itu. Dus bernapas dalam-dalam,
memejamkan mata , wudu ,dan lain sebagainya itu hanyalah “alat” atau “device”. Itu semua bukan tujuan ! Yang menjadi tujuan adalah Tuhan. Hati yang bersih.
Nah, bagaimana jika semua jenis alat tadi malah menjadi tujuan? Ya….ini Wail . Neraka Wail . Siapa yang bakal masuk Neraka Wail.? Yaitu orang yang mengerjakan solat tapi yang lalai terhadap tujuan solat. Mengapa celaka kalau melalaikan tujuan solat? Karena , hatinya tidak bersih . Didalam hatinya banyak penghuni. Tentu, penghuni itu selain Allah. Semua memori tentang materi itu tersimpan dihati. Semua pengakuan terhadap idielogi, pandangan, kepercayaan, dan klaim tentang kebenaran turut meramaikan hati. Jangan lupa “kata Allah”pun
Materi itu netral. Yang materi tidak bisa menyentuh yang bukan materi.Alam akhirat ,alam batiniyah, yang non- materi itu harus
tune dengan yang non-materi juga. Makanya , kalau kita lagi susah , segera pejamkan mata dan buang segala ingatan tentang dunia lahir.Apa yang terjadi ?Segera kesusahan itu pergi kalau lagi marah , tariklah napas dalam dalam ,maka kemarahan itu segera reda.
Orang yang marah bisa diredakan dengan berwudu. Mengapa? Karena ketika ia yang lagi marah itu mengambil air wudu, ia melepaskan diri dari penyebab marah itu. Dus bernapas dalam-dalam
, memejamkan mata , wudu ,dan lain sebagainya itu hanyalah “alat” aaatau “device”. Itu semua bukan tujuan ! Yang menjadi tujuan adalah Tuhan. Hati yang bersih.
Nah, bagaimana jika semua jenis alat tadi malah menjadi tujuan? Ya….ini Wail . Neraka Wail . Siapa yang bakal masuk Neraka Wail.? Yaitu orang yang mengerjakan solat tapi yang lalai terhadap tujuan solat. Mengapa celaka kalau melalaikan tujuan solat? Karena , hatinya tidak bersih . Didalam hatinya banyak penghuni. Tentu, penghuni itu selain Allah. Semua memori tentang materi itu tersimpan dihati. Semua pengakuan terhadap idielogi, pandangan, kepercayaan, dan klaim tentang kebenaran turut meramaikan hati. Jangan lupa “kata Allah”pun
turut berdansa didalamnya.
Coba bayangkan, apa ya Allah bisa bersemayam disinggasana- Nya jika singgasana itu sudah dipenuhi keributan. Dalam hadis disebutkan bahwa
bumi dan langit tidak bisa menjangkau-Nya, tapi hati seorang hamba yang beriman dapat merengkuh-Nya. Ingat
Segera kesusahan itu pergi kalau lagi marah , tariklah napas dalam dalam ,maka kemarahan itu segera reda.
Orang yang marah bisa diredakan dengan berwudu. Mengapa? Karena ketika ia yang lagi marah itu mengambil air wudu, ia melepaskan diri dari penyebab marah itu. Dus bernapas dalam-dalam
, memejamkan mata , wudu ,dan lain sebagainya itu hanyalah alat atau “device”. Itu semua bukan tujuan ! Yang menjadi tujuan adalah Tuhan. Hati yang bersih.
Nah, bagaimana jika semua jenis alat tadi malah menjadi tujuan? Ya….ini Wail . Neraka Wail . Siapa yang bakal masuk Neraka Wail.? Yaitu orang yang mengerjakan solat tapi yang lalai terhadap tujuan solat. Mengapa celaka kalau melalaikan tujuan solat? Karena , hatinya tidak bersih . Didalam hatinya banyak penghuni. Tentu, penghuni itu selain Allah. Semua memori tentang materi itu tersimpan dihati. Semua pengakuan terhadap idielogi, pandangan, kepercayaan, dan klaim tentang kebenaran turut meramaikan hati. Jangan lupa “kata Allah”pun
turut berdansa didalamnya.
Coba bayangkan, apa ya Allah bisa bersemayam disinggasana- Nya jika singgasana itu sudah dipenuhi keributan. Dalam hadis disebutkan bahwa bumi dan langit tidak bisa menjangkau-Nya, tapi hati seorang hamba yang beriman dapat merengkuh-Nya. Ingat hati orang yang beriman itu sudah “aman” dari kotoran.Hati orang yang beriman itu sudah”amin”, dapat dipercaya. Hati orang yang beriman itu menerima amanat , menerima kepercayaan atau tanggung jawab.
Diposkan oleh mariasunarto.com di 02:59 