Jakarta Kampung Keduaku.
Aku duduk sandar sambil flashback pada ketika jalan Gatot subroto ,Pancoran masih dua jalur ,dengan pohon berbunga ungu dijalur tengah ,sepi tak pernah macet. ,jalan kearah kuningan belum ada .Apalagi sekarang ada flyover ganda , ditambah letak halte busway seperti dipaksakan ,berjubel sesak.
Dulu kalau mau nyebrang jalan tinggal melangkah , sekarang karena ada flyover ganda mesti menaiki penyeberangan yang tinggi ,mana umur gak muda lagi..Jadinya terengah-engah sambil sebel karena kalau lewat tol juga harus bayar.
Apalagi ini rambut harus dicuci tiap hari ,lengket karena polusi udaranya sudah diambang batas . Bunga kemuningku sangat lebat bunganya ,tapi dulu harum baunya ,sekarang kalau hujan baru terasa wanginya . Apalagi daun2 kalau gak diremas tidak keluar baunya. Itulah bukti polusi udara yang sangat pekat.
Belum lagi bangunan –bangunan tinggi , seperti apartemen , gedung perkantoran , sekolah ,pasar modern, tol dalam kota,
hotel , mal-mal , sudah menjamur memenuhi tanah-tanah yang tadinya kosomg, lega terhampar dikiri kanan jalan akhirnya dampaknya air tanah perumahan disekitarnya mengalami penyusutan air ,yang tadinya tanpa pompa jetpump airnya memancar deras . Ditahun tujuh puluh limaan aku suka sekali kepantai muara karang yang perjalanannya bisa ditempuh satu jam tanpa macet. dengan mobil corollaku, sekarang aduh gak kuat muacet banget. Dampak lainnya terasa temperatur makin gerah rasanya, itu sebabnya aku tanam jati belanda dihalaman belakang sudah tinggi dan rimbun ada rasa segar bila berada dibawahnya, banyak burung yang berkicau riang diatas sana. Dari pagi buta kendaraan tak pernah sepi dan selalu macet sampai jauh malam menuju pagi tak pernah kosong jalannya.. Kadang2 aku rindu sekali harumnya daun cemara dan hijaunya padi disawah, kaki masuk kelumpur sawah dan melihat bunga liar. Tetanggaku disini banyak yang menjual rumahnya dan pindah keluar kota karena terdesak , tanah disitu sudah 10 jt per meter perseginya ,bukan itu saja masuk sekolah sd swasta aja delapan juta masuknya , ada positifnya juga , karena disekitarku itu banyak perkantoran banyak pegawai yang butuh kost2an , dan tempat makan resto kalau saja aku mikir untuk dunia aja aku bisa usaha itu . Aku tidak mau stres , mau rest setelah aku berhenti kerja dikantor ada 20 tahun membantu suami. meneruskam menyekolahkan anak2 .Penginnya cari uang dari rumah didunia maya., apa bisa ya ,boleh dicoba..









