<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bunga Langka Menuai Makna Hidup &#187; Mengasuh Anak</title>
	<atom:link href="http://mariasunarto.com/category/mengasuh-anak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mariasunarto.com</link>
	<description>Bunga Langka Menuai Makna Hidup</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 23:57:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Dua Cara Jitu Bahagia Di Dunia dan Selamat Di Akhirat</title>
		<link>http://mariasunarto.com/dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.html</link>
		<comments>http://mariasunarto.com/dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 09:20:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kejahatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mengasuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[religious view]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mariasunarto.com/?p=706</guid>
		<description><![CDATA[Tuesday, 02 March 2010 16:06 Sekalipun dia seorang penjahat, dia tidak ingin anak keturunannya mewarisi perbuatannya. Itulah fitrah manusia, yang sesungguhnya senang kepada kebaikan Oleh: Sholih Hasyim TAHUN 2005, di bulan Ramadhan, alkisah, ada seorang pencuri kerudung di sebuah swalayan di kota Surabaya. Sang pencuri akhirnya tertangkap Satpam dan digebuki massa beramai-ramai.  Namun betapa mengagetkan, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/10-cara-merangsang-perkembangan-otak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: 10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK'>10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/telkomsel-dukung-komodo-masuk-tujuh-keajaiban-dunia.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Telkomsel Dukung Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia'>Telkomsel Dukung Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tuesday, 02 March 2010 16:06		 		 		 		  		 								 			<a title="E-mail" href="http://hidayatullah.com/component/mailto/?tmpl=component&amp;link=aHR0cDovL2hpZGF5YXR1bGxhaC5jb20va29sb20vdGF6a2l5YXR1bi1udWZ1cy8xMDkyMC1kdWEtY2FyYS1qaXR1LWJhaGFnaWEtZGktZHVuaWEtZGFuLXNlbGFtYXQtZGktYWtoaXJhdC5odG1s"></a> <a title="Print" rel="nofollow" href="http://hidayatullah.com/kolom/tazkiyatun-nufus/10920-dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.html?tmpl=component&amp;print=1&amp;page="></a> <a title="PDF" rel="nofollow" href="http://hidayatullah.com/kolom/tazkiyatun-nufus/10920-dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.pdf"></a> Sekalipun dia seorang penjahat, dia tidak ingin anak keturunannya  mewarisi perbuatannya. Itulah fitrah manusia, yang sesungguhnya senang  kepada kebaikan</p>
<p>Oleh: <strong>Sholih Hasyim<br />
</strong><br />
<strong>TAHUN</strong> 2005, di bulan  Ramadhan, alkisah, ada seorang pencuri kerudung di sebuah swalayan di  kota Surabaya. Sang pencuri akhirnya tertangkap Satpam dan digebuki  massa beramai-ramai.  Namun betapa mengagetkan, tatkala dalam  penjelasannya, ia mengatakan,  terpaksa melakukan karena ingin melihat  dua putrinya bahagian di saat Hari Raya Idul Fitri. Ia mengaku tak ingin  menanggung malu jika pulang tanpa membelikan baju baru di bulan Suci  itu.<br />
<strong>***</strong><br />
Apapun profesi dan status sosial seseorang, mereka semua  merindukan kehidupan yang berbahagia di dunia ini dan berlanjut pada  kehidupan nanti. Kehidupan dengan keadaan dan sistem waktu lain yang  pasti terjadi.</p>
<p>Sekalipun dia seorang penjahat, dia tidak ingin  anak keturunannya mewarisi perbuatannya. Itu berarti fitrah manusia,  senang kepada kebaikan yang dikenali hati (<em>al-Ma’ruf</em>) dan benci  kepada kejahatan yang diingkari hati (<em>al-Munkar</em>). Ia berharap  bahagia di dunia dan selamat di akhirat. Karena dipaksa oleh keadaan  tertentu, ia berbuat jahat. Itupun demi kebahagiaan orang-orang  terdekatnya. Sekalipun ia merasa ada gugatan batin (<em>nafsu lawwamah</em>)  atas perbuatannya.</p>
<p>Ada sebagian orang yang berpandangan, manusia  hidup dunia ini akan berbahagia manakala semua kebutuhan jasmani dan  rohaninya terpenuhi. Mulailah orang mendaftar kebutuhan-kebutuhan lahir  dan batin tersebut.<em> Kebutuhan jasmani</em> : makan dan minum dengan  kenyang, pakaian yang cukup, hidup enak, tidur nyenyak, tempat tinggal  yang layak, kebutuhan seksual dan kesehatan. <em>Kebutuhan rohani </em>:  kasih sayang, rasa aman, harga diri, kebebasan, keberhasilan, rasa ingin  tahu terpuaskan.</p>
<p>Doa sapu jagat (memuat cakupan yang luas) yang  sering menjadi doa banyak orang adalah mendambakan sukses di dunia dan  akhirat.</p>
<p><em>&#8220;Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di  akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka&#8221; </em>(QS. Al-Baqarah (2) :  201).</p>
<p>Doa diatas menghimpun segala kebaikan/kenikmatan dunia dan  menjauhkan segala kerumitannya. Karena kebaikan itu mencakup segala  permintaan di dunia, seperti kesehatan, rumah yang luas, kendaraan,  istri shalihah, rezeki, ilmu yang bermanfaat, amal shalih, perjalanan  yang mudah, pujian dan reputasi yang baik.</p>
<p>Sedangkan kebaikan di  akhirat, lebih tinggi dari itu. Misalnya, masuk surga beserta  implikasinya berupa keselamatan dari ketakutan yang sangat hebat dan  kemudahan hisab. Adapun keselamatan dari neraka menuntut kelancaran dari  berbagai sarananya ketika di dunia ini, seperti menjauhi berbagai  perkara yang diharamkan, dosa, perkara syahwat dan syubhat dan haram.</p>
<p>Al-Qasim  Abu Abdurrahman berkata, Barangsiapa yang dianugerahi hati yang selalu  bersyukur (<em>qalban syakiran</em>), lisan yang senantiasa menyebut nama  Allah SWT (<em>lisanan dzakiran</em>) , dan diri yang sabar (<em>nafsan  shabiran</em>), berarti ia diberi kebaikan dunia dan akhirat serta  dipelihara dari neraka. Oleh karena itu, terdapat sunnah yang mendorong  pengamalan doa diatas.</p>
<p>Imam Ahmad meriwayatkan dari Anas,  Sesungguhnya Rasulullah saw menengok seorang muslim yang telah menjadi  seperti anak burung karena kemahnya. Rasulullah saw berkata kepadanya,<em> “Apakah kamu memohon sesuatu kepada Allah atau meminta sesuatu  kepada-Nya ? Orang itu menjawab, Ya, Aku berdoa, Ya Allah, perkara yang  akan Engkau siksakan kepadaku di akhirat itu timpakanlah kepadaku di  dunia. Maka Rasulullah saw bersabda, Mahasuci Allah. Engkau tak kuat  menerimanya. Mengapa kamu tidak berdoa, Ya Tuhan kami, berilah kami  kebaikan di dunia dan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka  ?. Anas berkata, Kemudian dia mengucapkannya, dan Allah  menyembuhkannya.”</em> (HR. Muslim).</p>
<p>Demikian pentingnya  kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat, dalam posisi  bagaimanapun, status sosial apapun, seseorang dalam kehidupannya  berusaha semaksimal mungkin, pantang menyerah dan tidak kenal lelah  menciptakan kondisi yang mendukung terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan  tersebut.</p>
<p>Persoalannya, pernahkah manusia dalam kehidupannya  merasakan keadaan  yang bisa memenuhi kebutuhannya secara utuh,  terus-menerus dan permanen ?. Jawabannya : jelas tidak mungkin. Kondisi  di dunia ini fluktuatif dan dinamis, selalu berubah-ubah. Peristiwa demi  peristiwa datang silih berganti. Kehidupan ini selalu dipergilirkan dan  dipergulirkan oleh yang memberi karunia kehidupan. Kata orang, dunia  ini selalu berputar bagaikan roda pedati.</p>
<p>Seseorang yang  menghendaki sukses yang membahagiakan, dan bisa mempertahankannya, bukan  menciptakan kondisi eksternal di luar dirinya, tetapi yang terpenting  adalah menciptakan kondisi rohaninya yang membuatnya selalu sukses dan  bahagia dalam kondisi yang bagaimanapun. Ternyata, kebahagiaan itu bukan  berbentuk barang yang dicari di tempat tertentu. Tetapi, ketentraman  itu bersumber dari internal dirinya. Dengan meyakini dan mengamalkan  ajaran Islam, dapat menciptakan rohani yang diperlukan agar memiliki  spirit yang sama dalam menghadapi pasang surut kehidupan. Diantaranya  Istighfar (memohon kepada Allah SWT agar semakin hari ditutupi kelemahan  dan kekurangan dirinya) dan Taubat (kembali kepada jalan-Nya).</p>
<p><em>“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat  kepada-Nya. (jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan  memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada  waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap  orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu  berpaling (tidak beristighfar dan bertaubat), maka sesungguhnya Aku  takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.” </em>(QS. Hud (11) : 3).</p>
<p><strong>Istighfar</strong></p>
<p>Cara  lain mencari selama adalah istighfar. Istighfar artinya memohon kepada  Allah SWT agar kelemahan dan sisi gelap serta bau tidak sedap kita  ditutupi oleh-Nya. Anjuran memperbanyak beristighfar sesungguhnya  mengajarkan kepada kita agar setiap saat terjadi peningkatan kualitas  diri kita. Baik dari sisi mental spiritual, material dan ilmu  pengetahuan. Istighfar tidak sekedar diucapkan di mulut, tetapi  terhunjam di hati dan diikuti dengan amal kebaikan yang bisa menghapus  kesalahan. Dengan memperbanyak kalimat istighfar mendidik kita untuk  selalu meluruskan dan memurnikan niat dan amal kita.</p>
<p>Dalam  Al-Quran sering disebut kalimat istighfar, terkadang dalam redaksi  perintah.</p>
<p><em>“Dan mohonlah ampunan kepada Allah; Sesungguhnya Allah Maha Pengampun  lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Muzzammil</em> (73) : 20).</p>
<p>Dan  sekali waktu dalam bentuk pujian kepada orang yang minta ampun.<br />
<em><br />
“dan  yang memohon ampun di waktu sahur [saat sebelum fajar menyingsing  mendekati subuh] (QS. Ali Imran </em>(3) : 17).</p>
<p><em>“Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya,  kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha  Pengampun lagi Maha Penyayang.” </em>(QS. An-Nisa (110).</p>
<p>Banyak  sekali kalimat istighfar digandeng dengan taubat, berarti istighfar  disini ungkapan untuk memohon ampun dengan lisan dan taubat, ungkapan  dari berlepas diri dari dosa dengan hati dan anggota tubuh. Hukum  istighfar seperti hukum berdoa. Jika Ia menghendaki Ia Mengabulkannya  dan mengampuni pelakunya terutama jika keluar dari hati yang tulus  mengakui dosa, atau dilakukan pada saat mustajab (terkabul), seperti  waktu sahur, selesai shalat fardhu. Dan istighfar yang terbaik adalah  dimulai dengan memuji-Nya mengakui segala dosa kemudian memohon ampun  kepada-Nya.<br />
<em><br />
“Dari Abu Hurairah ra dari Nabi saw bahwa ia  bersabda : Demi Allah sesungguhnya aku sungguh mohon ampun kepada Allah  dan bertaubat kepada-Nya sebanyak 70 kali lebih dalam sehari.”</em> (HR.  Bukhari &amp; Muslim).</p>
<p>Apabila seorang hamba berharap dengan  menghadirkan hati, memurnikan ketaatan hanya kepada-Nya dan  menyempurnakan syarat-syaratnya dan menghilangkan penghalangnya,  sekalipun tumpukan dosanya sepenuh langit, maka Dia akan mengampuninya.</p>
<p>Al-Hasan  berkata : Perbanyaklah istighfar di rumah-rumahmu, dan diatas meja  makanmu, dan dijalanmu, di pasarmu dan di majlismu serta dimanapun kamu  berada, karena sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan turunnya  ampunan.</p>
<p>Imam Qotadah mengatakan : Sesungguhnya Al-Quran ini  menunjukkan kepadamu atas penyakitmu dan obatmu, adapun penyakitmu  adalah dosa-dosa yang kamu lakukan dan obatmu adalah istighfar.</p>
<p><strong>Taubat</strong></p>
<p>Taubat  dari dosa dengan kembali kepada Yang Maha Mengetahui Yang Ghaib Dan  Maha Pengampun segala dosa adalah titik tolak para penempuh jalan menuju  Allah SWT, modal orang-orang yang sukses, tapak tilas orang yang  menghendaki keridhaan-Nya, dan kunci istiqomah bagi orang-orang yang  menyimpang, dan tempat berpijak manusia-manusia bersih dan makhluk  pilihan dan orang-orang yang dekat dengan-Nya.</p>
<p>Taubat adalah  permulaan dan akhir perjalanan menuju-Nya.</p>
<p><em>“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang  beriman supaya kamu beruntung.”</em> (QS. An-Nur (24) : 31).</p>
<p>Ayat  diatas turun di Madinah, diserukan oleh Allah SWT kepada ahlul iman dan  manusia pilihan-Nya untuk bertaubat setelah keimanan, kesabaran, hijrah  dan jihad mereka. Dia menggandeng kata taubat dengan al-falah  (kesuksesan di akhirat) dan menggunakan kata “la’alla”, ini berarti  mengandung pelajaran yang berharga, jika kamu bertaubat maka kamu akan  memiliki harapan untuk berhasil. Tidak mengharapkan keberhasilan  melainkan orang-orang yang bertaubat.</p>
<p>Orang yang menyadari  kekurangan dirinya dan menyesalinya menunggu turunnya rahmat dan orang  yang bangga dengan amal shalihnya mendatangkan kemurkaan Allah SWT,  meminjam kata bijak.Taubat adalah kembali ke jalan kebenaran dan  berlepas diri dari pengaruh orang-orang yang tersesat dan dimurkai.</p>
<p>Jika  dosa berhubungan dengan Allah SWT maka syarat diterimanya adalah  berlepas diri darinya, menyesalinya dan bertekat untuk tidak  mengulanginya. Adapun jika dosa menyangkut dengan orang lain maka ia  harus memperbaiki hubungan yang telah rusak dan minta maaf dan mohon  keridhaan dari kesalahan yang di perbuat kepadanya.</p>
<p><em>“Barangsiapa  yang berbuat zhalim kepada saudaranya, baik berupa harta ataupun  kehormatan (harga diri) maka hendaklah dihalalkan pada hari itu sebelum  masa dimana (tidak diperhitungkan) dinar dan dirham kecuali kebaikan dan  keburukan.” </em>(HR. Bukhari).</p>
<p><em>“Hai  orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan  nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan  menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang  mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak  menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama Dia, sedang cahaya  mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka  mengatakan: &#8220;Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan  ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.&#8221; </em>(QS.  At-Tahrim (66) : 8). <strong><br />
</strong></p>
<p><em> <strong>www.hidayatullah.com</strong></em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/10-cara-merangsang-perkembangan-otak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: 10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK'>10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/telkomsel-dukung-komodo-masuk-tujuh-keajaiban-dunia.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Telkomsel Dukung Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia'>Telkomsel Dukung Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mariasunarto.com/dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MAKAN BERSAMA KELUARGA PERBAIKI MENTAL ANAK</title>
		<link>http://mariasunarto.com/makan-bersama-keluarga-perbaiki-mental-anak.html</link>
		<comments>http://mariasunarto.com/makan-bersama-keluarga-perbaiki-mental-anak.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 00:09:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maria</dc:creator>
				<category><![CDATA[anak dan  lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mariasunarto.com/makan-bersama-keluarga-perbaiki-mental-anak.html</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Jam-jam makan bersama keluarga memegang peranan penting untuk membantu anak-anak mengetahui kebiasaan makan, di samping&#160;&#160; mempererat pertalian dengan orangtua Olahraga, les musik, dan kerja lembur, merupakan faktor-faktor yang sering menjadi penyebab&#160; makan malam bersama keluarga terlewatkan. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa makan malam bersama keluarga dapat memperbaiki kesehatan gizi maupun mental anak. Mungkin keluarga Anda [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/televisi-picu-perilaku-agresif-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK'>TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/mari-bersama-memberi-harapan-positiv-dan-dukungan-demi-kemajuan-pendidikannya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mari Bersama Memberi Harapan Positiv dan Dukungan Demi Kemajuan Pendidikan Anak Indonesia.'>Mari Bersama Memberi Harapan Positiv dan Dukungan Demi Kemajuan Pendidikan Anak Indonesia.</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/jangan-tunjukkan-muka-masam-ke-anak-saat-pulang-kerja.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan Tunjukkan Muka Masam Ke Anak Saat Pulang Kerja'>Jangan Tunjukkan Muka Masam Ke Anak Saat Pulang Kerja</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>&#160;<a href="http://mariasunarto.com/wp-content/uploads/image1.png"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="image" border="0" alt="image" src="http://mariasunarto.com/wp-content/uploads/image_thumb1.png" width="244" height="164" /></a> </h4>
<p>Jam-jam makan bersama keluarga memegang peranan penting untuk membantu anak-anak mengetahui kebiasaan makan, di samping&#160;&#160; mempererat pertalian dengan orangtua    <br />Olahraga, les musik, dan kerja lembur, merupakan faktor-faktor yang sering menjadi penyebab&#160; makan malam bersama keluarga terlewatkan. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa makan malam bersama keluarga dapat memperbaiki kesehatan gizi maupun mental anak. Mungkin keluarga Anda harus mempertimbangkan bagaimana caranya agar makan bersama keluarga dapat dihidupkan lagi.     <br />Menurut CASA (Centre of Addiction and Substance Abuse), secara konsisten hasil riset telah menunjukkan bahwa semakin sering para remaja makan bersama keluarganya, sekitar 5 kali seminggu, maka akan semakin kecil kemungkinan mereka untuk merokok, minum minuman keras atau mengkonsumsi obat-obat terlarang.     <br />Studi juga menunjukkan bahwa para remaja sangat mendambakan memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga, di mana lebih dari seperempatnya sangat mendambakan dapat lebih sering makan bersama keluarga.     <br />Makan malam bersama keluarga juga banyak tersita oleh waktu untuk menonton televisi. Para periset dari Baylor College of Medicine mengatakan bahwa dalam survei selama seminggu itu mereka menemukan, lebih dari 42% makan malam remaja di daerah Houston dilakukan sambil menonton TV di rumah.     <br />“Penemuan ini sungguh mengenaskan, karena makanan keluarga adalah penting bagi anak-anak, baik dari segi nutrisi maupun perkembangan,” kata Dr.Karen Cullen, ahli nutrisi di USDA/ARS Children’s Nutrition Research Center seperti yang dilaporkan di <i>kidnutrition.org</i>     <br />“Percakapan orangtua di meja makan dapat membantu anak-anak untuk memahami keluarga mereka,” kata Cullen. “Percakapan positif keluarga selama di meja makan juga dapat&#160; membangun rasa percaya diri serta menjalin hubungan positif antara anak dan orangtua sehingga saat topik yang keras muncul, mereka dapat melewatinya.&quot;     <br />Jam-jam makan bersama keluarga memegang peranan penting untuk membantu anak-anak mengetahui kebiasaan-kebiasaan makan yang baik, juga mempererat pertalian dengan orangtua. Membuat daftar menu seminggu adalah strategi yang baik untuk mengembalikan kebiasaan makan malam bersama keluarga. Hal ini bukan saja menghemat waktu tidak perlu belanja, juga menghemat pengeluaran Anda dalam budget makanan.</p>
<p>BY : Hidayatullah.com&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Katagori : makan ,sehat , gizi baik.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/televisi-picu-perilaku-agresif-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK'>TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/mari-bersama-memberi-harapan-positiv-dan-dukungan-demi-kemajuan-pendidikannya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mari Bersama Memberi Harapan Positiv dan Dukungan Demi Kemajuan Pendidikan Anak Indonesia.'>Mari Bersama Memberi Harapan Positiv dan Dukungan Demi Kemajuan Pendidikan Anak Indonesia.</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/jangan-tunjukkan-muka-masam-ke-anak-saat-pulang-kerja.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan Tunjukkan Muka Masam Ke Anak Saat Pulang Kerja'>Jangan Tunjukkan Muka Masam Ke Anak Saat Pulang Kerja</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mariasunarto.com/makan-bersama-keluarga-perbaiki-mental-anak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Tunjukkan Muka Masam Ke Anak Saat Pulang Kerja</title>
		<link>http://mariasunarto.com/jangan-tunjukkan-muka-masam-ke-anak-saat-pulang-kerja.html</link>
		<comments>http://mariasunarto.com/jangan-tunjukkan-muka-masam-ke-anak-saat-pulang-kerja.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 01:15:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[anak dan  lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mariasunarto.com/?p=639</guid>
		<description><![CDATA[London, Anak  yang melihat orang tuanya  pulang  bekerja dengan  kondisi  tertekan , akan  membuat  anak   ikut  tertekan.   Orang  tua  yang  selalu  terlihat  capek  usai  pulang  kerja  akan  berdampak  anak kehilangan  minat atau  semangat  sekolah. Tanpa  disadari  , orang  tua  yang  memaksakan  dirinya  bekerja  terlalu  keras  dikantor  dapat  membahayakan  sikap  anaknya . Ini  karena  orang  [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/mari-bersama-memberi-harapan-positiv-dan-dukungan-demi-kemajuan-pendidikannya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mari Bersama Memberi Harapan Positiv dan Dukungan Demi Kemajuan Pendidikan Anak Indonesia.'>Mari Bersama Memberi Harapan Positiv dan Dukungan Demi Kemajuan Pendidikan Anak Indonesia.</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/televisi-picu-perilaku-agresif-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK'>TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/makan-bersama-keluarga-perbaiki-mental-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: MAKAN BERSAMA KELUARGA PERBAIKI MENTAL ANAK'>MAKAN BERSAMA KELUARGA PERBAIKI MENTAL ANAK</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>London, Anak  yang melihat orang tuanya  pulang  bekerja dengan  kondisi  tertekan , akan  membuat  anak   ikut  tertekan.   Orang  tua  yang  selalu  terlihat  capek  usai  pulang  kerja  akan  berdampak  anak kehilangan  minat atau  semangat  sekolah.</p>
<p>Tanpa  disadari  , orang  tua  yang  memaksakan  dirinya  bekerja  terlalu  keras  dikantor  dapat  membahayakan  sikap  anaknya . Ini  karena  orang  tua  terkadang  suka  membawa  tekanan  dari  kantor  saat  pulang  kerumah.</p>
<p>Sebuah  studi  menunjukkan  ibu  dan  ayah  yang  terlalu  keras  bekerja  ada  kemungkinan  membawa  rasa  kecewa  dan  kelelahannya  kehadapan  anaknya.  Akibatnya  anak-anak  menjadi  lebih  mudah  khawatir , sinis  terhadap  nilai  pelajaran  dan  ujian  bahkan  sulit  untuk  berkonsentrasi  dan  mudah  lelah.</p>
<p>Apalagi  jika  masalah tersebut  sudah  menyangkut  keuangan  . Anak  yang  mengetahui  persoalan  ini  akan  lebih  buruk  keadaanya.</p>
<p>Studi  yang  dilakukan  oleh  Academy of  Finland&#8217;s   educational  menanyai  lebih  dari  500  remaja  mengenahi  gejala  mudah  lelah  ,perasaan  tidak  mampu   sebagai  siswa  dan  sinisme  terhadap  nilai  sekolah. Orang  tua  juga  ditanya  mengenahi  pekerjaan  serta  kebiasaanya  setelah  pulang  kerja.  Orang tua  yang  lelah  secara  fisik  dan  emosional  lebih  cederung  memiliki  anak  yang  bernasib  sama  dengannya  saat  disekolah. Hal  ini  dapat  membuat  anak  tidak  berminat  untuk  belajar  dan  sekolah. Hasil  penelitian  ini  telah  dilaporkan  dalam  European  Journal  of  Developmental  Psychology.</p>
<p>&#8220;Hal  ini  bisa  mempengaruhi  pendidikan  si anak . Selain  itu  keuangan  keluarga  juga  menjadi  faktor  yang  penting.  Semakin  besar  tingkat  kekhawatiran  mengenai keuangan  keluarga  , maka  efeknya  juga  akan  semakin  buruk.&#8221;</p>
<p>Para  ahli  di Inggris  mengungkapkan  hal  ini  disebabkan  karena  anak-anak  menyerap  kekhawatiran  orang  tuanya   serta  ada  kemungkinan  si anak  kurang  mendapatkan  perhatian  dari  orang tua.</p>
<p>&#8221; Akibatnya  orang  tua  datang  ke rumah  dengan  keadaan  capek  dan  lelah  serta  tidak  memiliki  waktu  yang  banyak  dengan  anak-anaknya  untuk  sekedar  berbicara  atau  mendengar  ceritanya  .Hal  ini  juga  bisa  mempengaruhi  kesehatan  dan  pendidikkannya.&#8221;ujar  Prof  Gary  Cooper.  (ver/ ir)</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/mari-bersama-memberi-harapan-positiv-dan-dukungan-demi-kemajuan-pendidikannya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mari Bersama Memberi Harapan Positiv dan Dukungan Demi Kemajuan Pendidikan Anak Indonesia.'>Mari Bersama Memberi Harapan Positiv dan Dukungan Demi Kemajuan Pendidikan Anak Indonesia.</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/televisi-picu-perilaku-agresif-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK'>TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/makan-bersama-keluarga-perbaiki-mental-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: MAKAN BERSAMA KELUARGA PERBAIKI MENTAL ANAK'>MAKAN BERSAMA KELUARGA PERBAIKI MENTAL ANAK</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mariasunarto.com/jangan-tunjukkan-muka-masam-ke-anak-saat-pulang-kerja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK</title>
		<link>http://mariasunarto.com/10-cara-merangsang-perkembangan-otak.html</link>
		<comments>http://mariasunarto.com/10-cara-merangsang-perkembangan-otak.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 23:59:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Penting]]></category>
		<category><![CDATA[Mengasuh Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mariasunarto.com/?p=526</guid>
		<description><![CDATA[10 Cara merangsang perkembangan otak anak Anda menjadi optimal Posted on December 29, 2009 by achmadsanisaidi Doc1 Sehat saat hamil dan lingkungan merupakan faktor penting dalam mencerdaskan dan memaksimalkan fungsi otak bayi. Pada tahun-tahun pertama sistem perkembangan otak bayi berkembang sangat cepat. Tahun pertama juga merupakan merupakan waktu paling penting dalam maksimalisasi perkembangan otak bayi. [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/mari-merangsang-potensi-otak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mari Merangsang Potensi Otak'>Mari Merangsang Potensi Otak</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/seimbangkan-otak-dengan-hati.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEIMBANGKAN OTAK  DENGAN  HATI'>SEIMBANGKAN OTAK  DENGAN  HATI</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/bagaimana-cara-buat-blog.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bagaimana Cara Buat Blog'>Bagaimana Cara Buat Blog</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>10 Cara merangsang perkembangan otak anak Anda menjadi optimal<br />
Posted on December 29, 2009 by achmadsanisaidi<br />
Doc1</p>
<p>Sehat saat hamil dan lingkungan merupakan faktor penting dalam mencerdaskan dan memaksimalkan fungsi otak bayi. Pada tahun-tahun pertama sistem perkembangan otak bayi berkembang sangat cepat. Tahun pertama juga merupakan  merupakan waktu paling penting dalam maksimalisasi perkembangan otak bayi. Disamping itu perhatikan pula gangguan tumbuh kembang anak.</p>
<p>Pengaruh lingkungan mendominasi dalam perkembangan otak bayi, sebagai contoh dengan memberikan kasih sayang yang riil pada bayi akan meningkatkan perkembangan sirkuit otak bayi.</p>
<p>Lalu bagaimana cara memaksimalkan fungsi otak pada bayi anda agar berkembang dengan baik. Berikut kiatnya :</p>
<p>1. Cinta. Cinta dan perhatian merupakan kebutuhan riil pertama. Bayi Anda tidak pernah mengatur atau memanipulasi Anda. Dia sangat butuh cinta mesra Anda. Cinta Anda yang tidak terbatas memperkuat penghargaan diri dan meningkatkan perkembangan sirkuit otak bayi Anda.</p>
<p>2. Bicaralah pada bayi Anda sesering, selembut mungkin dengan kasanah kata sebanyak mungkin, serta berbagai ekspresi. Suara Anda adalah suara favorit bayi Anda, sebab dia sudah mulai mendengarnya sejak ada di kandungan.</p>
<p>3.   Jawab permintaan bayi Anda (misalnya mencoba memahami tangisan bayi Anda) tanpa ragu-ragu.  Hal ini akan mengajarkan pada bayi Anda untuk berani berkomunikasi dengan orang lain,  dan memberi stabilitas emosi dan kepercayaan yang tinggi untuk dia.</p>
<p>4.    Sentuh bayi Anda. Para ahli menemukan bahwa bayi prematur yang dibelai  akan tumbuh lebih cepat, sedikit menangis, dan akan segera diperbolehkan  pulang dari rumahsakit daripada yang tidak dibelai.</p>
<p>5.    Ekspresi yang positif. Bayi Anda akan hafal dan paham betul suara, ekspresi wajah, dan gerak Anda. Maka buatlah dia kenal ekspresi dan suara yang positif.</p>
<p>6.    Biarkan bayi Anda mengalami lingkungan yang berbeda; ajak jalan-jalan, tunjukkan hal-hal yang menarik di sekitar lingkungan Anda.</p>
<p>7.    Biarkan Bayi Anda mengenali berbagai tekstur dan temperatur (tentu jangan terlalu dingin, panas, atau keras). Sediakan lingkungan yang aman bagi eksplorasi bayi, karena pengenalan yang dilakukannya memang butuh waktu.</p>
<p>8.    Bacakan buku-buku.  Walaupun bayi Anda belum bisa mengikuti atau membaca, namun gambar-gambar dan suara Anda baik buat dia.</p>
<p>9.    Mainkan musik atau biarkan bayi Anda  mendengarkan musik seperti musik klasik (Mozart misalnya). Penelitian membuktikan bahwa musik klasik dapat merangsang perkembangan neuron-neuron otak bayi.</p>
<p>10. Ketika Anda frustrasi karena bayi Anda menjatuhkan susu ke lantai, ingatlah bahwa dia melakukan itu karena sedang mencoba mengenali dunia.</p>
<p>Sumber  disarikan dari <a href="http://kompas.com">kompas.com<br />
</a></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/mari-merangsang-potensi-otak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mari Merangsang Potensi Otak'>Mari Merangsang Potensi Otak</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/seimbangkan-otak-dengan-hati.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEIMBANGKAN OTAK  DENGAN  HATI'>SEIMBANGKAN OTAK  DENGAN  HATI</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/bagaimana-cara-buat-blog.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bagaimana Cara Buat Blog'>Bagaimana Cara Buat Blog</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mariasunarto.com/10-cara-merangsang-perkembangan-otak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JAUHKAN ANAK DARI  PENGARUH  TV</title>
		<link>http://mariasunarto.com/jauhkan-anak-dari-pengaruh-tv.html</link>
		<comments>http://mariasunarto.com/jauhkan-anak-dari-pengaruh-tv.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 17:44:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mengasuh Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mariasunarto.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Dampak Menonton Televisi Posted on January 13, 2009 by mimpsy. Categories: Anak dan Lingkungan. Anak dan televisi mempunyai hubungan yang sangat dekat. Bahkan mungkin bisa jadi hubungan antara anak dengan televisi lebih dekat dibandingkan dengan interaksi antara anak dengan keluarga atau orangtuanya. Kehadiran televisi sesungguhnya bagai pisau bermata ganda, memberikan pengetahuan namun sekaligus berdampak negatif [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/televisi-picu-perilaku-agresif-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK'>TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/makan-bersama-keluarga-perbaiki-mental-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: MAKAN BERSAMA KELUARGA PERBAIKI MENTAL ANAK'>MAKAN BERSAMA KELUARGA PERBAIKI MENTAL ANAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/foto-foto-terbaik-dari-telescope-hubble.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FOTO-FOTO TERBAIK DARI TELESCOPE HUBBLE'>FOTO-FOTO TERBAIK DARI TELESCOPE HUBBLE</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><a title="Permalink for Dampak Menonton Televisi" href="http://mimpsy.blog.friendster.com/2009/01/dampak-menonton-televisi/">Dampak Menonton Televisi</a></h1>
<p>Posted on January 13, 2009 by <a href="http://mimpsy.blog.friendster.com/author/mimpsy/">mimpsy</a>.<br />
Categories: <a title="View all posts in Anak dan Lingkungan" rel="category tag" href="http://mimpsy.blog.friendster.com/category/anak-dan-lingkungan/">Anak dan Lingkungan</a>.</p>
<p><a href="http://mimpsy.blog.friendster.com/files/sp3.jpg"></a></p>
<p>Anak dan televisi mempunyai hubungan yang sangat dekat. Bahkan mungkin bisa jadi hubungan antara anak dengan televisi lebih dekat dibandingkan dengan interaksi antara anak dengan keluarga atau orangtuanya. Kehadiran televisi sesungguhnya bagai pisau bermata ganda, memberikan pengetahuan namun sekaligus berdampak negatif dalam proses perkembangan anak, baik fisik, psikis, maupun sosial.</p>
<p>Penelitian oleh Astuti, dkk. (dalam Sari, 2008) menunjukkan bahwa ada korelasi negatif antara lamanya menonton televisi dengan fungsi retina pada anak usia 6-13 tahun. Televisi memancarkan sinar biru yang juga dihasilkan oleh matahari, namun sinar biru ini berbeda dengan sinar ultra violet. Sinar biru tak membuat mata mengedip secara otomatis. Parahnya, sinar biru langsung masuk ke retina tanpa filter. Panjang gelombang cahaya yang dihasilkan adalah 400-500nm sehingga berpotensi memicu terbentuknya radikal bebas dan melukai fotokimia pada retina mata anak. Sepuluh tahun kemudian saat anak sudah dewasa, kerusakan yang ditimbulkan oleh sinar biru terlihat amat jelas. Retina mata tak lagi bening sehat seperti masa kanak-kanak sehingga kemampuan berfungsinya pun menjadi juga berkurang. Saran dari penelitian Astuti, dkk. Adalah bahwa ambang waktu menonton televisi 60 menit (anak 6-9 tahun) dan 90 menit (anak 9-12 tahun) (Astuti, dkk., dalam Sari, 2008).<strong> </strong></p>
<p>Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara banyaknya jam yang dihabiskan untuk menonton televisi dengan obesitas. Hal ini disebabkan anak-anak yang banyak menonton televisi akan sedikit melakukan aktivitas gerak. Belum lagi bila pada saat menonton, mereka ”ditemani” sepiring cemilan atau jajanan.</p>
<p>Dr. Roberd Friedland, seorang dokter spesialis saraf Amerika, menyebutkan bahwa sebagian besar penderita Alzheimer (penurunan daya ingat/pikun dini) adalah orang yang jarang melakukan aktivitas fisik dan mental yang bermanfaat, dan hanya banyak menonton televisi.<strong> </strong></p>
<p>Banyak penelitian yang mengungkapkan relasi antara kekerasan dengan tayangan televisi. Bahkan, pakar pendidikan Indonesia, Prof. Arief Rachman, menyatakan bahwa kekerasan yang yang ditayangkan televisi sangat efektif merangsang naluri manusia yang paling rendah yang menyamai insting binatang, salah satunya adalah insting membunuh (Koran Tempo, 29 November 2006). Film kartun juga tidak luput dari beragam adegan kekerasan, seperi memukul baik dengan tangan kosong maupun senjata tumpul, menendang dan bahkan membunuh. Perhatikan ketika tokoh dalam film kartun Tom dan Jerry sedang berkelahi! Karakter film kartun yang berwujud kucing dan anjing ini selalu digambarkan terus-menerus ribut dan nyaris tidak pernah rukun. Keributan di antara keduanya selalu diwarnai dengan kekerasan fisik, bahkan acapkali kekerasan di antara keduanya melibatkan penggunaan senjata tajam. Selain perilaku negatif berupa kekerasan, ada perilaku negatif lain yang dipertontonkan oleh Tom and Jerry yaitu permusuhan yang selalu mewarnai interaksi mereka.<strong> </strong></p>
<p>Televisi ternyata dapat mengganggu pembentukan kemampuan anak-anak dalam memusatkan perhatian (inatensi). Penelitian tim dari Universitas Massachusetts, Amerika Serikat, menemukan ketika anak-anak yang berusia tiga tahun ke bawah bermain di dalam ruangan yang ada televisi, waktu bermain mereka 5% lebih singkat ketimbang jika tidak ada televisi. Keberadaan televisi juga membuat mereka tidak fokus saat bermain. Senada dengan hal di atas, Dr. Daniel Bronfin dari New Orleans mengungkapkan bahwa televisi berpotensi menaikkan risiko terjadinya gangguan perilaku pada anak-anak, seperti kesulitan memusatkan perhatian dan hiperaktivitas. Bila dicermati, gambar-gambar televisi berubah cepat tiap 2-3 detik, padahal kemampuan otak anak adalah 4-6 detik, sehingga otak tidak sempat memproses image secara baik. Di samping itu, tayangan yang tersaji mengandung 5 komponen stimulus yaitu gambar, warna, suara, gerakan, dan cahaya. Berkaitan dengan hasil penelitian tersebut, American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan agar anak-anak berusia dua tahun atau kurang tidak diberi akses menonton televisi (Media Indonesia Online, 2008).<strong></strong></p>
<p>Tayangan televisi juga merupakan media peniruan dan penanaman nilai negatif, padahal anak-anak belum mampu membedakan mana yang baik dan buruk serta mana yang pantas dan tidak pantas. Beberapa tayangan anak-anak di televisi memberi pembenaran atas perilaku negatif seperti mencontek, mempertontonkan aib orang lain dan menipu. Belum lagi film-film kartun yang penuh dengan kemunculan bahasa kekerasan, seperti kata-kata goblok, enyahlah, dan sebagainya. Konsumtivisme anak-anak sekarang juga banyak dikaitkan dengan tayangan dan iklan di televisi.<strong></strong></p>
<p>Usia anak adalah usia dimana si anak sedang mengembangkan segala kemampuannya seperti kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dengan orang lain dan kemampuan mengemukakan pendapat. Ketika menonton televisi, anak cenderung untuk bersikap individualis sehingga ketrampilan-keterampilan anak tersebut menjadi kurang berkembang. Berbeda sekali ketika anak bermain bersama teman-temannya. Saat bermain, mereka akan saling bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Jika proses ini terjadi terus menerus maka yang terjadi adalah semakin turunnya kemampuan anak dan remaja dalam bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.<strong></strong></p>
<p>Di antara berbagai dampak negatif tersebut, sebenarnya televisi juga memiliki sisi yang positif. Dalam hal ini, Media Audio Visual Elektronik mampu memberikan gambaran secara nyata tentang berbagai fenomena pada anak, lebih konkrit, lebih mudah dipahami. Dengan demikian, anak akan lebih tertarik dan terjadi peningkatan retensi memori. Sisi positif dari menonton televisi adalah bahwa di beberapa tayangan tertentu dapat menjadi sumber pelajaran yang membantu kita, terutama anak dan remaja untuk memahami dunia dan bahkan memperkaya ilmu yang telah didapatkan di bangku sekolah. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa perilaku menonton acara bermuatan pendidikan seperti Sesame Street selama 1-3 jam seminggu terbukti memiliki efek positif bagi kecerdasan anak. Dalam hal ini, anak-anak tersebut ternyata memperoleh nilai akademik lebih baik tiga tahun kemudian, dibandingkan anak-anak yang tidak menonton program pendidikan itu. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa anak-anak yang banyak menonton program hiburan dan film-film kartun terbukti memperoleh nilai akademik lebih rendah dibanding anak-anak yang sedikit saja menghabiskan waktunya untuk menonton program yang sama. Hasil positif juga dipaparkan dari riset tersebut, berkaitan dengan tingkat usia anak. Pada anak-anak yang lebih kecil, usia 2-3 tahun, efek program pendidikan itu jauh lebih kuat.</p>
<p>Aspek positif lainnya dari kehadiran televisi ialah sebagai sumber informasi tentang peristiwa-peristiwayang terjadi dengan cepat seperti kejadian bencana alam dan sebagainya, yang perlu diketahui dan mendapat perhatian secara cepat. Selain itu, televisi juga berfungsi positif sebagai media sosial, yakni sebagai media untuk memobilisasi simpati, empati, dan dukungan terhadap berbagai persoalan kemanusiaan yang memerlukan respons masyarakat luas seperti gerakan solidaritas membantu korban bencana, gerakan orangtua asuh, dan lain-lain</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/televisi-picu-perilaku-agresif-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK'>TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/makan-bersama-keluarga-perbaiki-mental-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: MAKAN BERSAMA KELUARGA PERBAIKI MENTAL ANAK'>MAKAN BERSAMA KELUARGA PERBAIKI MENTAL ANAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/foto-foto-terbaik-dari-telescope-hubble.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FOTO-FOTO TERBAIK DARI TELESCOPE HUBBLE'>FOTO-FOTO TERBAIK DARI TELESCOPE HUBBLE</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mariasunarto.com/jauhkan-anak-dari-pengaruh-tv.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
