<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bunga Langka Menuai Makna Hidup &#187; nasehat</title>
	<atom:link href="http://mariasunarto.com/category/nasehat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mariasunarto.com</link>
	<description>Bunga Langka Menuai Makna Hidup</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 23:57:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Dua Cara Jitu Bahagia Di Dunia dan Selamat Di Akhirat</title>
		<link>http://mariasunarto.com/dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.html</link>
		<comments>http://mariasunarto.com/dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 09:20:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kejahatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mengasuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[religious view]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mariasunarto.com/?p=706</guid>
		<description><![CDATA[Tuesday, 02 March 2010 16:06 Sekalipun dia seorang penjahat, dia tidak ingin anak keturunannya mewarisi perbuatannya. Itulah fitrah manusia, yang sesungguhnya senang kepada kebaikan Oleh: Sholih Hasyim TAHUN 2005, di bulan Ramadhan, alkisah, ada seorang pencuri kerudung di sebuah swalayan di kota Surabaya. Sang pencuri akhirnya tertangkap Satpam dan digebuki massa beramai-ramai.  Namun betapa mengagetkan, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/10-cara-merangsang-perkembangan-otak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: 10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK'>10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/telkomsel-dukung-komodo-masuk-tujuh-keajaiban-dunia.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Telkomsel Dukung Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia'>Telkomsel Dukung Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tuesday, 02 March 2010 16:06		 		 		 		  		 								 			<a title="E-mail" href="http://hidayatullah.com/component/mailto/?tmpl=component&amp;link=aHR0cDovL2hpZGF5YXR1bGxhaC5jb20va29sb20vdGF6a2l5YXR1bi1udWZ1cy8xMDkyMC1kdWEtY2FyYS1qaXR1LWJhaGFnaWEtZGktZHVuaWEtZGFuLXNlbGFtYXQtZGktYWtoaXJhdC5odG1s"></a> <a title="Print" rel="nofollow" href="http://hidayatullah.com/kolom/tazkiyatun-nufus/10920-dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.html?tmpl=component&amp;print=1&amp;page="></a> <a title="PDF" rel="nofollow" href="http://hidayatullah.com/kolom/tazkiyatun-nufus/10920-dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.pdf"></a> Sekalipun dia seorang penjahat, dia tidak ingin anak keturunannya  mewarisi perbuatannya. Itulah fitrah manusia, yang sesungguhnya senang  kepada kebaikan</p>
<p>Oleh: <strong>Sholih Hasyim<br />
</strong><br />
<strong>TAHUN</strong> 2005, di bulan  Ramadhan, alkisah, ada seorang pencuri kerudung di sebuah swalayan di  kota Surabaya. Sang pencuri akhirnya tertangkap Satpam dan digebuki  massa beramai-ramai.  Namun betapa mengagetkan, tatkala dalam  penjelasannya, ia mengatakan,  terpaksa melakukan karena ingin melihat  dua putrinya bahagian di saat Hari Raya Idul Fitri. Ia mengaku tak ingin  menanggung malu jika pulang tanpa membelikan baju baru di bulan Suci  itu.<br />
<strong>***</strong><br />
Apapun profesi dan status sosial seseorang, mereka semua  merindukan kehidupan yang berbahagia di dunia ini dan berlanjut pada  kehidupan nanti. Kehidupan dengan keadaan dan sistem waktu lain yang  pasti terjadi.</p>
<p>Sekalipun dia seorang penjahat, dia tidak ingin  anak keturunannya mewarisi perbuatannya. Itu berarti fitrah manusia,  senang kepada kebaikan yang dikenali hati (<em>al-Ma’ruf</em>) dan benci  kepada kejahatan yang diingkari hati (<em>al-Munkar</em>). Ia berharap  bahagia di dunia dan selamat di akhirat. Karena dipaksa oleh keadaan  tertentu, ia berbuat jahat. Itupun demi kebahagiaan orang-orang  terdekatnya. Sekalipun ia merasa ada gugatan batin (<em>nafsu lawwamah</em>)  atas perbuatannya.</p>
<p>Ada sebagian orang yang berpandangan, manusia  hidup dunia ini akan berbahagia manakala semua kebutuhan jasmani dan  rohaninya terpenuhi. Mulailah orang mendaftar kebutuhan-kebutuhan lahir  dan batin tersebut.<em> Kebutuhan jasmani</em> : makan dan minum dengan  kenyang, pakaian yang cukup, hidup enak, tidur nyenyak, tempat tinggal  yang layak, kebutuhan seksual dan kesehatan. <em>Kebutuhan rohani </em>:  kasih sayang, rasa aman, harga diri, kebebasan, keberhasilan, rasa ingin  tahu terpuaskan.</p>
<p>Doa sapu jagat (memuat cakupan yang luas) yang  sering menjadi doa banyak orang adalah mendambakan sukses di dunia dan  akhirat.</p>
<p><em>&#8220;Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di  akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka&#8221; </em>(QS. Al-Baqarah (2) :  201).</p>
<p>Doa diatas menghimpun segala kebaikan/kenikmatan dunia dan  menjauhkan segala kerumitannya. Karena kebaikan itu mencakup segala  permintaan di dunia, seperti kesehatan, rumah yang luas, kendaraan,  istri shalihah, rezeki, ilmu yang bermanfaat, amal shalih, perjalanan  yang mudah, pujian dan reputasi yang baik.</p>
<p>Sedangkan kebaikan di  akhirat, lebih tinggi dari itu. Misalnya, masuk surga beserta  implikasinya berupa keselamatan dari ketakutan yang sangat hebat dan  kemudahan hisab. Adapun keselamatan dari neraka menuntut kelancaran dari  berbagai sarananya ketika di dunia ini, seperti menjauhi berbagai  perkara yang diharamkan, dosa, perkara syahwat dan syubhat dan haram.</p>
<p>Al-Qasim  Abu Abdurrahman berkata, Barangsiapa yang dianugerahi hati yang selalu  bersyukur (<em>qalban syakiran</em>), lisan yang senantiasa menyebut nama  Allah SWT (<em>lisanan dzakiran</em>) , dan diri yang sabar (<em>nafsan  shabiran</em>), berarti ia diberi kebaikan dunia dan akhirat serta  dipelihara dari neraka. Oleh karena itu, terdapat sunnah yang mendorong  pengamalan doa diatas.</p>
<p>Imam Ahmad meriwayatkan dari Anas,  Sesungguhnya Rasulullah saw menengok seorang muslim yang telah menjadi  seperti anak burung karena kemahnya. Rasulullah saw berkata kepadanya,<em> “Apakah kamu memohon sesuatu kepada Allah atau meminta sesuatu  kepada-Nya ? Orang itu menjawab, Ya, Aku berdoa, Ya Allah, perkara yang  akan Engkau siksakan kepadaku di akhirat itu timpakanlah kepadaku di  dunia. Maka Rasulullah saw bersabda, Mahasuci Allah. Engkau tak kuat  menerimanya. Mengapa kamu tidak berdoa, Ya Tuhan kami, berilah kami  kebaikan di dunia dan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka  ?. Anas berkata, Kemudian dia mengucapkannya, dan Allah  menyembuhkannya.”</em> (HR. Muslim).</p>
<p>Demikian pentingnya  kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat, dalam posisi  bagaimanapun, status sosial apapun, seseorang dalam kehidupannya  berusaha semaksimal mungkin, pantang menyerah dan tidak kenal lelah  menciptakan kondisi yang mendukung terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan  tersebut.</p>
<p>Persoalannya, pernahkah manusia dalam kehidupannya  merasakan keadaan  yang bisa memenuhi kebutuhannya secara utuh,  terus-menerus dan permanen ?. Jawabannya : jelas tidak mungkin. Kondisi  di dunia ini fluktuatif dan dinamis, selalu berubah-ubah. Peristiwa demi  peristiwa datang silih berganti. Kehidupan ini selalu dipergilirkan dan  dipergulirkan oleh yang memberi karunia kehidupan. Kata orang, dunia  ini selalu berputar bagaikan roda pedati.</p>
<p>Seseorang yang  menghendaki sukses yang membahagiakan, dan bisa mempertahankannya, bukan  menciptakan kondisi eksternal di luar dirinya, tetapi yang terpenting  adalah menciptakan kondisi rohaninya yang membuatnya selalu sukses dan  bahagia dalam kondisi yang bagaimanapun. Ternyata, kebahagiaan itu bukan  berbentuk barang yang dicari di tempat tertentu. Tetapi, ketentraman  itu bersumber dari internal dirinya. Dengan meyakini dan mengamalkan  ajaran Islam, dapat menciptakan rohani yang diperlukan agar memiliki  spirit yang sama dalam menghadapi pasang surut kehidupan. Diantaranya  Istighfar (memohon kepada Allah SWT agar semakin hari ditutupi kelemahan  dan kekurangan dirinya) dan Taubat (kembali kepada jalan-Nya).</p>
<p><em>“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat  kepada-Nya. (jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan  memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada  waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap  orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu  berpaling (tidak beristighfar dan bertaubat), maka sesungguhnya Aku  takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.” </em>(QS. Hud (11) : 3).</p>
<p><strong>Istighfar</strong></p>
<p>Cara  lain mencari selama adalah istighfar. Istighfar artinya memohon kepada  Allah SWT agar kelemahan dan sisi gelap serta bau tidak sedap kita  ditutupi oleh-Nya. Anjuran memperbanyak beristighfar sesungguhnya  mengajarkan kepada kita agar setiap saat terjadi peningkatan kualitas  diri kita. Baik dari sisi mental spiritual, material dan ilmu  pengetahuan. Istighfar tidak sekedar diucapkan di mulut, tetapi  terhunjam di hati dan diikuti dengan amal kebaikan yang bisa menghapus  kesalahan. Dengan memperbanyak kalimat istighfar mendidik kita untuk  selalu meluruskan dan memurnikan niat dan amal kita.</p>
<p>Dalam  Al-Quran sering disebut kalimat istighfar, terkadang dalam redaksi  perintah.</p>
<p><em>“Dan mohonlah ampunan kepada Allah; Sesungguhnya Allah Maha Pengampun  lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Muzzammil</em> (73) : 20).</p>
<p>Dan  sekali waktu dalam bentuk pujian kepada orang yang minta ampun.<br />
<em><br />
“dan  yang memohon ampun di waktu sahur [saat sebelum fajar menyingsing  mendekati subuh] (QS. Ali Imran </em>(3) : 17).</p>
<p><em>“Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya,  kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha  Pengampun lagi Maha Penyayang.” </em>(QS. An-Nisa (110).</p>
<p>Banyak  sekali kalimat istighfar digandeng dengan taubat, berarti istighfar  disini ungkapan untuk memohon ampun dengan lisan dan taubat, ungkapan  dari berlepas diri dari dosa dengan hati dan anggota tubuh. Hukum  istighfar seperti hukum berdoa. Jika Ia menghendaki Ia Mengabulkannya  dan mengampuni pelakunya terutama jika keluar dari hati yang tulus  mengakui dosa, atau dilakukan pada saat mustajab (terkabul), seperti  waktu sahur, selesai shalat fardhu. Dan istighfar yang terbaik adalah  dimulai dengan memuji-Nya mengakui segala dosa kemudian memohon ampun  kepada-Nya.<br />
<em><br />
“Dari Abu Hurairah ra dari Nabi saw bahwa ia  bersabda : Demi Allah sesungguhnya aku sungguh mohon ampun kepada Allah  dan bertaubat kepada-Nya sebanyak 70 kali lebih dalam sehari.”</em> (HR.  Bukhari &amp; Muslim).</p>
<p>Apabila seorang hamba berharap dengan  menghadirkan hati, memurnikan ketaatan hanya kepada-Nya dan  menyempurnakan syarat-syaratnya dan menghilangkan penghalangnya,  sekalipun tumpukan dosanya sepenuh langit, maka Dia akan mengampuninya.</p>
<p>Al-Hasan  berkata : Perbanyaklah istighfar di rumah-rumahmu, dan diatas meja  makanmu, dan dijalanmu, di pasarmu dan di majlismu serta dimanapun kamu  berada, karena sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan turunnya  ampunan.</p>
<p>Imam Qotadah mengatakan : Sesungguhnya Al-Quran ini  menunjukkan kepadamu atas penyakitmu dan obatmu, adapun penyakitmu  adalah dosa-dosa yang kamu lakukan dan obatmu adalah istighfar.</p>
<p><strong>Taubat</strong></p>
<p>Taubat  dari dosa dengan kembali kepada Yang Maha Mengetahui Yang Ghaib Dan  Maha Pengampun segala dosa adalah titik tolak para penempuh jalan menuju  Allah SWT, modal orang-orang yang sukses, tapak tilas orang yang  menghendaki keridhaan-Nya, dan kunci istiqomah bagi orang-orang yang  menyimpang, dan tempat berpijak manusia-manusia bersih dan makhluk  pilihan dan orang-orang yang dekat dengan-Nya.</p>
<p>Taubat adalah  permulaan dan akhir perjalanan menuju-Nya.</p>
<p><em>“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang  beriman supaya kamu beruntung.”</em> (QS. An-Nur (24) : 31).</p>
<p>Ayat  diatas turun di Madinah, diserukan oleh Allah SWT kepada ahlul iman dan  manusia pilihan-Nya untuk bertaubat setelah keimanan, kesabaran, hijrah  dan jihad mereka. Dia menggandeng kata taubat dengan al-falah  (kesuksesan di akhirat) dan menggunakan kata “la’alla”, ini berarti  mengandung pelajaran yang berharga, jika kamu bertaubat maka kamu akan  memiliki harapan untuk berhasil. Tidak mengharapkan keberhasilan  melainkan orang-orang yang bertaubat.</p>
<p>Orang yang menyadari  kekurangan dirinya dan menyesalinya menunggu turunnya rahmat dan orang  yang bangga dengan amal shalihnya mendatangkan kemurkaan Allah SWT,  meminjam kata bijak.Taubat adalah kembali ke jalan kebenaran dan  berlepas diri dari pengaruh orang-orang yang tersesat dan dimurkai.</p>
<p>Jika  dosa berhubungan dengan Allah SWT maka syarat diterimanya adalah  berlepas diri darinya, menyesalinya dan bertekat untuk tidak  mengulanginya. Adapun jika dosa menyangkut dengan orang lain maka ia  harus memperbaiki hubungan yang telah rusak dan minta maaf dan mohon  keridhaan dari kesalahan yang di perbuat kepadanya.</p>
<p><em>“Barangsiapa  yang berbuat zhalim kepada saudaranya, baik berupa harta ataupun  kehormatan (harga diri) maka hendaklah dihalalkan pada hari itu sebelum  masa dimana (tidak diperhitungkan) dinar dan dirham kecuali kebaikan dan  keburukan.” </em>(HR. Bukhari).</p>
<p><em>“Hai  orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan  nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan  menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang  mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak  menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama Dia, sedang cahaya  mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka  mengatakan: &#8220;Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan  ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.&#8221; </em>(QS.  At-Tahrim (66) : 8). <strong><br />
</strong></p>
<p><em> <strong>www.hidayatullah.com</strong></em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/10-cara-merangsang-perkembangan-otak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: 10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK'>10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/telkomsel-dukung-komodo-masuk-tujuh-keajaiban-dunia.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Telkomsel Dukung Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia'>Telkomsel Dukung Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mariasunarto.com/dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MAKAN BERSAMA KELUARGA PERBAIKI MENTAL ANAK</title>
		<link>http://mariasunarto.com/makan-bersama-keluarga-perbaiki-mental-anak.html</link>
		<comments>http://mariasunarto.com/makan-bersama-keluarga-perbaiki-mental-anak.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 00:09:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maria</dc:creator>
				<category><![CDATA[anak dan  lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mariasunarto.com/makan-bersama-keluarga-perbaiki-mental-anak.html</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Jam-jam makan bersama keluarga memegang peranan penting untuk membantu anak-anak mengetahui kebiasaan makan, di samping&#160;&#160; mempererat pertalian dengan orangtua Olahraga, les musik, dan kerja lembur, merupakan faktor-faktor yang sering menjadi penyebab&#160; makan malam bersama keluarga terlewatkan. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa makan malam bersama keluarga dapat memperbaiki kesehatan gizi maupun mental anak. Mungkin keluarga Anda [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/televisi-picu-perilaku-agresif-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK'>TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/mari-bersama-memberi-harapan-positiv-dan-dukungan-demi-kemajuan-pendidikannya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mari Bersama Memberi Harapan Positiv dan Dukungan Demi Kemajuan Pendidikan Anak Indonesia.'>Mari Bersama Memberi Harapan Positiv dan Dukungan Demi Kemajuan Pendidikan Anak Indonesia.</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/jangan-tunjukkan-muka-masam-ke-anak-saat-pulang-kerja.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan Tunjukkan Muka Masam Ke Anak Saat Pulang Kerja'>Jangan Tunjukkan Muka Masam Ke Anak Saat Pulang Kerja</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>&#160;<a href="http://mariasunarto.com/wp-content/uploads/image1.png"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="image" border="0" alt="image" src="http://mariasunarto.com/wp-content/uploads/image_thumb1.png" width="244" height="164" /></a> </h4>
<p>Jam-jam makan bersama keluarga memegang peranan penting untuk membantu anak-anak mengetahui kebiasaan makan, di samping&#160;&#160; mempererat pertalian dengan orangtua    <br />Olahraga, les musik, dan kerja lembur, merupakan faktor-faktor yang sering menjadi penyebab&#160; makan malam bersama keluarga terlewatkan. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa makan malam bersama keluarga dapat memperbaiki kesehatan gizi maupun mental anak. Mungkin keluarga Anda harus mempertimbangkan bagaimana caranya agar makan bersama keluarga dapat dihidupkan lagi.     <br />Menurut CASA (Centre of Addiction and Substance Abuse), secara konsisten hasil riset telah menunjukkan bahwa semakin sering para remaja makan bersama keluarganya, sekitar 5 kali seminggu, maka akan semakin kecil kemungkinan mereka untuk merokok, minum minuman keras atau mengkonsumsi obat-obat terlarang.     <br />Studi juga menunjukkan bahwa para remaja sangat mendambakan memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga, di mana lebih dari seperempatnya sangat mendambakan dapat lebih sering makan bersama keluarga.     <br />Makan malam bersama keluarga juga banyak tersita oleh waktu untuk menonton televisi. Para periset dari Baylor College of Medicine mengatakan bahwa dalam survei selama seminggu itu mereka menemukan, lebih dari 42% makan malam remaja di daerah Houston dilakukan sambil menonton TV di rumah.     <br />“Penemuan ini sungguh mengenaskan, karena makanan keluarga adalah penting bagi anak-anak, baik dari segi nutrisi maupun perkembangan,” kata Dr.Karen Cullen, ahli nutrisi di USDA/ARS Children’s Nutrition Research Center seperti yang dilaporkan di <i>kidnutrition.org</i>     <br />“Percakapan orangtua di meja makan dapat membantu anak-anak untuk memahami keluarga mereka,” kata Cullen. “Percakapan positif keluarga selama di meja makan juga dapat&#160; membangun rasa percaya diri serta menjalin hubungan positif antara anak dan orangtua sehingga saat topik yang keras muncul, mereka dapat melewatinya.&quot;     <br />Jam-jam makan bersama keluarga memegang peranan penting untuk membantu anak-anak mengetahui kebiasaan-kebiasaan makan yang baik, juga mempererat pertalian dengan orangtua. Membuat daftar menu seminggu adalah strategi yang baik untuk mengembalikan kebiasaan makan malam bersama keluarga. Hal ini bukan saja menghemat waktu tidak perlu belanja, juga menghemat pengeluaran Anda dalam budget makanan.</p>
<p>BY : Hidayatullah.com&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Katagori : makan ,sehat , gizi baik.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/televisi-picu-perilaku-agresif-anak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK'>TELEVISI PICU PERILAKU AGRESIF ANAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/mari-bersama-memberi-harapan-positiv-dan-dukungan-demi-kemajuan-pendidikannya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mari Bersama Memberi Harapan Positiv dan Dukungan Demi Kemajuan Pendidikan Anak Indonesia.'>Mari Bersama Memberi Harapan Positiv dan Dukungan Demi Kemajuan Pendidikan Anak Indonesia.</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/jangan-tunjukkan-muka-masam-ke-anak-saat-pulang-kerja.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan Tunjukkan Muka Masam Ke Anak Saat Pulang Kerja'>Jangan Tunjukkan Muka Masam Ke Anak Saat Pulang Kerja</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mariasunarto.com/makan-bersama-keluarga-perbaiki-mental-anak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How to Deal Your Work Stress</title>
		<link>http://mariasunarto.com/how-to-deal-your-work-stress.html</link>
		<comments>http://mariasunarto.com/how-to-deal-your-work-stress.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 07:03:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[tip ,menanggulangi stress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mariasunarto.com/how-to-deal-your-work-stress.html</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; There are two important points that the average person is the stress of everyday life, at work and at home. But the two places, it seems that the main work stress factors. Since most of the pressure box and monotonous daily routine seems to be the number one complaint directly load master from [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_qE6mIJqxsG4/S3Kk3e8mccI/AAAAAAAAAUk/D5k3uqKZU-k/s1600-h/work+stress.jpg"><img border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_qE6mIJqxsG4/S3Kk3e8mccI/AAAAAAAAAUk/D5k3uqKZU-k/s400/work+stress.jpg" /></a>There are two important points that the average person is the stress of everyday life, at work and at home. But the two places, it seems that the main work stress factors. Since most of the pressure box and monotonous daily routine seems to be the number one complaint directly load master from bad to work and colleagues Goss ping.    <br />This article is for those of stress at work. Stress at work can be managed. Do not you feel, if nothing is done? Work hard to feed themselves or a family. All you have to do is clear that stress is inevitable and on how you learn to do a couple of things.    <br />Break, get up and go to the office. If the form is not enough, you can come and meet again, is that mobile devices can communicate with the peace. The atmosphere changes over time will help recharge your spirit.    <br />Discourage if someone has exceeded the limits of your license so people ask they have time to listen to the hole and to help with the fear that this situation is more. Speaking of 20 minutes to calm and ensure that you do or say, the situation only gets worse.    <br />Extend for a few minutes, and breathing exercises and stretching. We must wait to clear my head and pump some blood. Some exercise improves mood. Food and drink relax and enjoy the food. Calories in donuts will help to slow brain muffins. Take a relaxing cup of tea. This energy is sufficient to say that during the day.    <br />Laughter lowers blood pressure, allowing more oxygen to the body and relaxes tense muscles. An attempt by a friend is a sense of humor, as he was lost. To learn some good jokes are not offensive to you and your employees, the humor is a great way to relax and unwind. Learn to laugh, everyday situations, but it can change a day of fun.</p>
<p> by :nasauttawa</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mariasunarto.com/how-to-deal-your-work-stress.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hati-hati Bersikap dan Berbicara</title>
		<link>http://mariasunarto.com/hati-hati-bersikap-dan-berbicara.html</link>
		<comments>http://mariasunarto.com/hati-hati-bersikap-dan-berbicara.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 20:45:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misteri]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mariasunarto.com/?p=635</guid>
		<description><![CDATA[Waktu hp  masih  belum ada seperti sekarang, untuk  komunikasi  antar teman-teman ,kita  pergunakan  radio amatir  dua meteran ,tapi  sebelumnya harus ikut ujian orari  dulu ,supaya  aman  dari swiping; (pesawat radio kita dirampas karena tidak punya  ijin resmi). Kalau  sudah  lama  ngobrol diudara ternyata  kepingin juga kenal  orangnya ,maka kita  atur pertemuan (kopi darat) .Begitulah  ada [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu hp  masih  belum ada seperti sekarang, untuk  komunikasi  antar teman-teman ,kita  pergunakan  radio amatir  dua meteran ,tapi  sebelumnya harus ikut ujian orari  dulu ,supaya  aman  dari swiping; (pesawat radio kita dirampas karena tidak punya  ijin resmi).</p>
<p>Kalau  sudah  lama  ngobrol diudara ternyata  kepingin juga kenal  orangnya ,maka kita  atur pertemuan (kopi darat) .Begitulah  ada saja  temen  yang usil ,karena  belum tahu rumahnya  maka  kita  dituntun ,dituntun  dibawa  kerumahnya.Ada  yang senang  bercanda ,maksudnya,tapi dibuat kesasar,kalau kita pakai radio (ht-handy talky) tidak bisa  melihat signalnya ,bisa terkecoh. Lucu-lucu pengalaman menikmati  perkembangan komunikasi dinegeri ini.</p>
<p>Menjadi kebiasaan baru kita kopi darat ,kadang kita pergunakan  untuk mencari mesjid lama dan kita  solat dimesjit yang punya  makna sejarah para wali ,misalnya  mesjid tiban. Kadang kita  diajak  makan  oleh  teman  yang diudara ngakunya  tukang rokok ,ternyata  orang kaya,enak juga  lama-lama  akrab  seperti teman lama. Dan  sering  tukang rokok si Bejo  itu mengajak  makan  di restoran yang mahal.</p>
<p>Salah satu pengalaman baru  karena  kenal dengan  teman mantan  pondok pesantren  ,kita sering diajak  mengunjungi pesantren2. Kebetulan  malam itu  kita  lagi rencana  mau berkunjung dalam rangka Maulud Nabi,sambil nengok anaknya disalah satu pesantren di Jawa Timur.Ketika sampai pada cerita  orang sakti yang pernah saya kunjungi untuk silaturahmi. Salah seorang temen  yang punya anak  yang akan kita kunjungi pesantrennya, nyeletuk, mungkin  maksudnya  bercanda: &#8220;Ayoh kita buktikan apa dia orang sakti ,kita bakar aja  rumahnya&#8221; . Saya potong pembicaraanya itu :Jangan mengganggu orang yang tidak  mengganggu kita, hati-hati  kalau bicara, dia itu seorang wali yang sakti ,awas  kena  tulahnya lo. Beberapa  waktu sejak  pertemuan  itu aku dapat berita  kalau terjadi kebakaran hanya dikamar tempat anak temen yang sombong itu. Sempat  kaget juga, ternyata benar  terbukti bahwa jangan sembarang omong  apalagi punya rencana jelek ,seseorang yang derajat   spiritualnya sudah tinggi atau siapapun apalagi dia seorang yang selalu zuhut  (dekat) dengan sang pencipta Allah aja wa jallah , jangan  disepelehkan , tanggung akibatnya. Terbakar  gara-gara  ucapannya   sendiri. Subhanallah.</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mariasunarto.com/hati-hati-bersikap-dan-berbicara.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
