August 24, 2010
· Filed under Religi, puisi
dipeluk rasa memeluk penuh seluruh ruang.
hati memuja beruntun menit demi waktumu
menyelam dalam kesunyian penuh bahagia
menatap nyata dalam pandangan dan me mandangmu
ya robbi engkau itu ……………..satu menyeluruh.
ruang katanya hampa padahal isi mu penuh
menyeluruh dalam ruang kosong tulang bahkan
ku tendang, ku sepak setiap hari tiada sadar
————————————————————————————-
January 13, 2010
· Filed under Lingkungan, puisi

Puisi: Orang Kota yang Kena Polusi
aku rindu menyedot udara bersih setiap dedaunan tak lagi wangi
bahkan rambutku lengket setiap hari
dijalanan motor ,mobil asapkan gas beracun
bagaimana tak berat nafasku
bagaimana tak ngilu urat2 kakiku,itulah akibat polusi
kalian liat sampah dialiran kali,
menghitam airnya ,ikanpun mati
sedangkan dulu masih bisa mandi dikali
apa yang telah engkau persembahkan kepada alam.
rusaknya hutan engkau bangga,miris sekali
banjir ,longsor menimpamu kini
tidakkah engkau sadar,apa yang telah kau persembahkan kepada alam
bukantah alam bisa marah benar
tetapi kau tetap saja membuat bom untuk lautan kita yang kaya ikan
dan cerobong asap hitam berhambur keluar menyatu langit menyedihkan
melelehkan es dikutup jauh disana
apakah engkau lupa kau harus persembahkan yang terbaik kepada alam,menghijaukan tanah pertanian,dan tidak menggunduli hutan
December 15, 2009
· Filed under puisi
aku simpan rasa indahku padamu
tanpa aku tampakkan keluar,aku pendam
bukankah rasa itu ,pemberianNya
aku nikmati saja betapa manisnya pemberian anugerah.
tak usah engkau tahu,cintaku t’lah jatuh padamu
tak usahlah suka harus bersatu
aku nikmati sendiripun bahagia rasanya
engkau bahkan tidak merasa
sayang ,aku tak mampu berkata