<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bunga Langka Menuai Makna Hidup &#187; renungan</title>
	<atom:link href="http://mariasunarto.com/category/renungan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mariasunarto.com</link>
	<description>Bunga Langka Menuai Makna Hidup</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Sep 2010 01:58:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Dua Cara Jitu Bahagia Di Dunia dan Selamat Di Akhirat</title>
		<link>http://mariasunarto.com/dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.html</link>
		<comments>http://mariasunarto.com/dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 09:20:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kejahatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mengasuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[religious view]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mariasunarto.com/?p=706</guid>
		<description><![CDATA[Tuesday, 02 March 2010 16:06 Sekalipun dia seorang penjahat, dia tidak ingin anak keturunannya mewarisi perbuatannya. Itulah fitrah manusia, yang sesungguhnya senang kepada kebaikan Oleh: Sholih Hasyim TAHUN 2005, di bulan Ramadhan, alkisah, ada seorang pencuri kerudung di sebuah swalayan di kota Surabaya. Sang pencuri akhirnya tertangkap Satpam dan digebuki massa beramai-ramai.  Namun betapa mengagetkan, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/10-cara-merangsang-perkembangan-otak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: 10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK'>10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/telkomsel-dukung-komodo-masuk-tujuh-keajaiban-dunia.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Telkomsel Dukung Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia'>Telkomsel Dukung Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/bagaimana-cara-buat-blog.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bagaimana Cara Buat Blog'>Bagaimana Cara Buat Blog</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tuesday, 02 March 2010 16:06		 		 		 		  		 								 			<a title="E-mail" href="http://hidayatullah.com/component/mailto/?tmpl=component&amp;link=aHR0cDovL2hpZGF5YXR1bGxhaC5jb20va29sb20vdGF6a2l5YXR1bi1udWZ1cy8xMDkyMC1kdWEtY2FyYS1qaXR1LWJhaGFnaWEtZGktZHVuaWEtZGFuLXNlbGFtYXQtZGktYWtoaXJhdC5odG1s"></a> <a title="Print" rel="nofollow" href="http://hidayatullah.com/kolom/tazkiyatun-nufus/10920-dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.html?tmpl=component&amp;print=1&amp;page="></a> <a title="PDF" rel="nofollow" href="http://hidayatullah.com/kolom/tazkiyatun-nufus/10920-dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.pdf"></a> Sekalipun dia seorang penjahat, dia tidak ingin anak keturunannya  mewarisi perbuatannya. Itulah fitrah manusia, yang sesungguhnya senang  kepada kebaikan</p>
<p>Oleh: <strong>Sholih Hasyim<br />
</strong><br />
<strong>TAHUN</strong> 2005, di bulan  Ramadhan, alkisah, ada seorang pencuri kerudung di sebuah swalayan di  kota Surabaya. Sang pencuri akhirnya tertangkap Satpam dan digebuki  massa beramai-ramai.  Namun betapa mengagetkan, tatkala dalam  penjelasannya, ia mengatakan,  terpaksa melakukan karena ingin melihat  dua putrinya bahagian di saat Hari Raya Idul Fitri. Ia mengaku tak ingin  menanggung malu jika pulang tanpa membelikan baju baru di bulan Suci  itu.<br />
<strong>***</strong><br />
Apapun profesi dan status sosial seseorang, mereka semua  merindukan kehidupan yang berbahagia di dunia ini dan berlanjut pada  kehidupan nanti. Kehidupan dengan keadaan dan sistem waktu lain yang  pasti terjadi.</p>
<p>Sekalipun dia seorang penjahat, dia tidak ingin  anak keturunannya mewarisi perbuatannya. Itu berarti fitrah manusia,  senang kepada kebaikan yang dikenali hati (<em>al-Ma’ruf</em>) dan benci  kepada kejahatan yang diingkari hati (<em>al-Munkar</em>). Ia berharap  bahagia di dunia dan selamat di akhirat. Karena dipaksa oleh keadaan  tertentu, ia berbuat jahat. Itupun demi kebahagiaan orang-orang  terdekatnya. Sekalipun ia merasa ada gugatan batin (<em>nafsu lawwamah</em>)  atas perbuatannya.</p>
<p>Ada sebagian orang yang berpandangan, manusia  hidup dunia ini akan berbahagia manakala semua kebutuhan jasmani dan  rohaninya terpenuhi. Mulailah orang mendaftar kebutuhan-kebutuhan lahir  dan batin tersebut.<em> Kebutuhan jasmani</em> : makan dan minum dengan  kenyang, pakaian yang cukup, hidup enak, tidur nyenyak, tempat tinggal  yang layak, kebutuhan seksual dan kesehatan. <em>Kebutuhan rohani </em>:  kasih sayang, rasa aman, harga diri, kebebasan, keberhasilan, rasa ingin  tahu terpuaskan.</p>
<p>Doa sapu jagat (memuat cakupan yang luas) yang  sering menjadi doa banyak orang adalah mendambakan sukses di dunia dan  akhirat.</p>
<p><em>&#8220;Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di  akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka&#8221; </em>(QS. Al-Baqarah (2) :  201).</p>
<p>Doa diatas menghimpun segala kebaikan/kenikmatan dunia dan  menjauhkan segala kerumitannya. Karena kebaikan itu mencakup segala  permintaan di dunia, seperti kesehatan, rumah yang luas, kendaraan,  istri shalihah, rezeki, ilmu yang bermanfaat, amal shalih, perjalanan  yang mudah, pujian dan reputasi yang baik.</p>
<p>Sedangkan kebaikan di  akhirat, lebih tinggi dari itu. Misalnya, masuk surga beserta  implikasinya berupa keselamatan dari ketakutan yang sangat hebat dan  kemudahan hisab. Adapun keselamatan dari neraka menuntut kelancaran dari  berbagai sarananya ketika di dunia ini, seperti menjauhi berbagai  perkara yang diharamkan, dosa, perkara syahwat dan syubhat dan haram.</p>
<p>Al-Qasim  Abu Abdurrahman berkata, Barangsiapa yang dianugerahi hati yang selalu  bersyukur (<em>qalban syakiran</em>), lisan yang senantiasa menyebut nama  Allah SWT (<em>lisanan dzakiran</em>) , dan diri yang sabar (<em>nafsan  shabiran</em>), berarti ia diberi kebaikan dunia dan akhirat serta  dipelihara dari neraka. Oleh karena itu, terdapat sunnah yang mendorong  pengamalan doa diatas.</p>
<p>Imam Ahmad meriwayatkan dari Anas,  Sesungguhnya Rasulullah saw menengok seorang muslim yang telah menjadi  seperti anak burung karena kemahnya. Rasulullah saw berkata kepadanya,<em> “Apakah kamu memohon sesuatu kepada Allah atau meminta sesuatu  kepada-Nya ? Orang itu menjawab, Ya, Aku berdoa, Ya Allah, perkara yang  akan Engkau siksakan kepadaku di akhirat itu timpakanlah kepadaku di  dunia. Maka Rasulullah saw bersabda, Mahasuci Allah. Engkau tak kuat  menerimanya. Mengapa kamu tidak berdoa, Ya Tuhan kami, berilah kami  kebaikan di dunia dan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka  ?. Anas berkata, Kemudian dia mengucapkannya, dan Allah  menyembuhkannya.”</em> (HR. Muslim).</p>
<p>Demikian pentingnya  kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat, dalam posisi  bagaimanapun, status sosial apapun, seseorang dalam kehidupannya  berusaha semaksimal mungkin, pantang menyerah dan tidak kenal lelah  menciptakan kondisi yang mendukung terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan  tersebut.</p>
<p>Persoalannya, pernahkah manusia dalam kehidupannya  merasakan keadaan  yang bisa memenuhi kebutuhannya secara utuh,  terus-menerus dan permanen ?. Jawabannya : jelas tidak mungkin. Kondisi  di dunia ini fluktuatif dan dinamis, selalu berubah-ubah. Peristiwa demi  peristiwa datang silih berganti. Kehidupan ini selalu dipergilirkan dan  dipergulirkan oleh yang memberi karunia kehidupan. Kata orang, dunia  ini selalu berputar bagaikan roda pedati.</p>
<p>Seseorang yang  menghendaki sukses yang membahagiakan, dan bisa mempertahankannya, bukan  menciptakan kondisi eksternal di luar dirinya, tetapi yang terpenting  adalah menciptakan kondisi rohaninya yang membuatnya selalu sukses dan  bahagia dalam kondisi yang bagaimanapun. Ternyata, kebahagiaan itu bukan  berbentuk barang yang dicari di tempat tertentu. Tetapi, ketentraman  itu bersumber dari internal dirinya. Dengan meyakini dan mengamalkan  ajaran Islam, dapat menciptakan rohani yang diperlukan agar memiliki  spirit yang sama dalam menghadapi pasang surut kehidupan. Diantaranya  Istighfar (memohon kepada Allah SWT agar semakin hari ditutupi kelemahan  dan kekurangan dirinya) dan Taubat (kembali kepada jalan-Nya).</p>
<p><em>“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat  kepada-Nya. (jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan  memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada  waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap  orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu  berpaling (tidak beristighfar dan bertaubat), maka sesungguhnya Aku  takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.” </em>(QS. Hud (11) : 3).</p>
<p><strong>Istighfar</strong></p>
<p>Cara  lain mencari selama adalah istighfar. Istighfar artinya memohon kepada  Allah SWT agar kelemahan dan sisi gelap serta bau tidak sedap kita  ditutupi oleh-Nya. Anjuran memperbanyak beristighfar sesungguhnya  mengajarkan kepada kita agar setiap saat terjadi peningkatan kualitas  diri kita. Baik dari sisi mental spiritual, material dan ilmu  pengetahuan. Istighfar tidak sekedar diucapkan di mulut, tetapi  terhunjam di hati dan diikuti dengan amal kebaikan yang bisa menghapus  kesalahan. Dengan memperbanyak kalimat istighfar mendidik kita untuk  selalu meluruskan dan memurnikan niat dan amal kita.</p>
<p>Dalam  Al-Quran sering disebut kalimat istighfar, terkadang dalam redaksi  perintah.</p>
<p><em>“Dan mohonlah ampunan kepada Allah; Sesungguhnya Allah Maha Pengampun  lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Muzzammil</em> (73) : 20).</p>
<p>Dan  sekali waktu dalam bentuk pujian kepada orang yang minta ampun.<br />
<em><br />
“dan  yang memohon ampun di waktu sahur [saat sebelum fajar menyingsing  mendekati subuh] (QS. Ali Imran </em>(3) : 17).</p>
<p><em>“Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya,  kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha  Pengampun lagi Maha Penyayang.” </em>(QS. An-Nisa (110).</p>
<p>Banyak  sekali kalimat istighfar digandeng dengan taubat, berarti istighfar  disini ungkapan untuk memohon ampun dengan lisan dan taubat, ungkapan  dari berlepas diri dari dosa dengan hati dan anggota tubuh. Hukum  istighfar seperti hukum berdoa. Jika Ia menghendaki Ia Mengabulkannya  dan mengampuni pelakunya terutama jika keluar dari hati yang tulus  mengakui dosa, atau dilakukan pada saat mustajab (terkabul), seperti  waktu sahur, selesai shalat fardhu. Dan istighfar yang terbaik adalah  dimulai dengan memuji-Nya mengakui segala dosa kemudian memohon ampun  kepada-Nya.<br />
<em><br />
“Dari Abu Hurairah ra dari Nabi saw bahwa ia  bersabda : Demi Allah sesungguhnya aku sungguh mohon ampun kepada Allah  dan bertaubat kepada-Nya sebanyak 70 kali lebih dalam sehari.”</em> (HR.  Bukhari &amp; Muslim).</p>
<p>Apabila seorang hamba berharap dengan  menghadirkan hati, memurnikan ketaatan hanya kepada-Nya dan  menyempurnakan syarat-syaratnya dan menghilangkan penghalangnya,  sekalipun tumpukan dosanya sepenuh langit, maka Dia akan mengampuninya.</p>
<p>Al-Hasan  berkata : Perbanyaklah istighfar di rumah-rumahmu, dan diatas meja  makanmu, dan dijalanmu, di pasarmu dan di majlismu serta dimanapun kamu  berada, karena sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan turunnya  ampunan.</p>
<p>Imam Qotadah mengatakan : Sesungguhnya Al-Quran ini  menunjukkan kepadamu atas penyakitmu dan obatmu, adapun penyakitmu  adalah dosa-dosa yang kamu lakukan dan obatmu adalah istighfar.</p>
<p><strong>Taubat</strong></p>
<p>Taubat  dari dosa dengan kembali kepada Yang Maha Mengetahui Yang Ghaib Dan  Maha Pengampun segala dosa adalah titik tolak para penempuh jalan menuju  Allah SWT, modal orang-orang yang sukses, tapak tilas orang yang  menghendaki keridhaan-Nya, dan kunci istiqomah bagi orang-orang yang  menyimpang, dan tempat berpijak manusia-manusia bersih dan makhluk  pilihan dan orang-orang yang dekat dengan-Nya.</p>
<p>Taubat adalah  permulaan dan akhir perjalanan menuju-Nya.</p>
<p><em>“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang  beriman supaya kamu beruntung.”</em> (QS. An-Nur (24) : 31).</p>
<p>Ayat  diatas turun di Madinah, diserukan oleh Allah SWT kepada ahlul iman dan  manusia pilihan-Nya untuk bertaubat setelah keimanan, kesabaran, hijrah  dan jihad mereka. Dia menggandeng kata taubat dengan al-falah  (kesuksesan di akhirat) dan menggunakan kata “la’alla”, ini berarti  mengandung pelajaran yang berharga, jika kamu bertaubat maka kamu akan  memiliki harapan untuk berhasil. Tidak mengharapkan keberhasilan  melainkan orang-orang yang bertaubat.</p>
<p>Orang yang menyadari  kekurangan dirinya dan menyesalinya menunggu turunnya rahmat dan orang  yang bangga dengan amal shalihnya mendatangkan kemurkaan Allah SWT,  meminjam kata bijak.Taubat adalah kembali ke jalan kebenaran dan  berlepas diri dari pengaruh orang-orang yang tersesat dan dimurkai.</p>
<p>Jika  dosa berhubungan dengan Allah SWT maka syarat diterimanya adalah  berlepas diri darinya, menyesalinya dan bertekat untuk tidak  mengulanginya. Adapun jika dosa menyangkut dengan orang lain maka ia  harus memperbaiki hubungan yang telah rusak dan minta maaf dan mohon  keridhaan dari kesalahan yang di perbuat kepadanya.</p>
<p><em>“Barangsiapa  yang berbuat zhalim kepada saudaranya, baik berupa harta ataupun  kehormatan (harga diri) maka hendaklah dihalalkan pada hari itu sebelum  masa dimana (tidak diperhitungkan) dinar dan dirham kecuali kebaikan dan  keburukan.” </em>(HR. Bukhari).</p>
<p><em>“Hai  orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan  nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan  menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang  mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak  menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama Dia, sedang cahaya  mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka  mengatakan: &#8220;Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan  ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.&#8221; </em>(QS.  At-Tahrim (66) : 8). <strong><br />
</strong></p>
<p><em> <strong>www.hidayatullah.com</strong></em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://mariasunarto.com/10-cara-merangsang-perkembangan-otak.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: 10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK'>10 CARA MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/telkomsel-dukung-komodo-masuk-tujuh-keajaiban-dunia.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Telkomsel Dukung Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia'>Telkomsel Dukung Komodo Masuk Tujuh Keajaiban Dunia</a></li>
<li><a href='http://mariasunarto.com/bagaimana-cara-buat-blog.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bagaimana Cara Buat Blog'>Bagaimana Cara Buat Blog</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mariasunarto.com/dua-cara-jitu-bahagia-di-dunia-dan-selamat-di-akhirat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>singa cantik</title>
		<link>http://mariasunarto.com/singa-cantik.html</link>
		<comments>http://mariasunarto.com/singa-cantik.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 09:06:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maria</dc:creator>
				<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mariasunarto.com/singa-cantik.html</guid>
		<description><![CDATA[SINGA CANTIK&#160; BEGINI BISA&#160; KENA&#160; FLU&#160; GAK. HAI&#160; SINGA&#160; CANTIK&#160; KAU&#160; PASTI&#160; BISA&#160; MARAH&#160; DAN&#160; GEREM&#160; YA KAYAK&#160; WONG&#160; KOTA , YANG&#160; LAGI&#160; STRES&#160; ,DAN&#160; PUSING&#160; KALAU&#160; LAGI&#160; GAK&#160; PUNYA&#160; DOKU&#160; .TAPI&#160; SINGA&#160; CANTIK&#160; PUNYA&#160; BANYAK&#160; TRIK&#160; ALAMI&#160; BUAT&#160; BEREBUT&#160; MANGSA. SEKARANG&#160; WONG KOTA&#160; JUGA&#160; BISA&#160; MENIRU&#160; MU LO.&#160; ANEH&#160; JAMAN&#160; APA INI&#160; MANUSIA&#160; KOK&#160; [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mariasunarto.com/wp-content/uploads/image.png"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="image" border="0" alt="image" src="http://mariasunarto.com/wp-content/uploads/image_thumb.png" width="152" height="152" /></a> SINGA CANTIK&#160; BEGINI BISA&#160; KENA&#160; FLU&#160; GAK.</p>
<p>HAI&#160; SINGA&#160; CANTIK&#160; KAU&#160; PASTI&#160; BISA&#160; MARAH&#160; DAN&#160; GEREM&#160; YA KAYAK&#160; WONG&#160; KOTA , YANG&#160; LAGI&#160; STRES&#160; ,DAN&#160; PUSING&#160; KALAU&#160; LAGI&#160; GAK&#160; PUNYA&#160; DOKU&#160; .TAPI&#160; SINGA&#160; CANTIK&#160; PUNYA&#160; BANYAK&#160; TRIK&#160; ALAMI&#160; BUAT&#160; BEREBUT&#160; MANGSA. SEKARANG&#160; WONG KOTA&#160; JUGA&#160; BISA&#160; MENIRU&#160; MU LO.&#160; ANEH&#160; JAMAN&#160; APA INI&#160; MANUSIA&#160; KOK&#160; MENIRU&#160; BINATANG , JADI&#160; JATUH&#160; DEH&#160; MARTABAT&#160; MANUSIA . SINGA&#160; CANTIK&#160; KAU&#160; MASIH&#160; PUNYA&#160; KELEBIHAN&#160; YAITU KAU&#160; MENINGGALKAN&#160; BAJU&#160; LORENG&#160; KEBESARANMU&#160; KALAU&#160; KAU&#160; MATI. TAPI&#160; MANUSIA&#160; MENINGGALKAN&#160;&#160; AAAPPPPPAAAAAAAAAAAAAAAAAAA.</p>
<p>KATAGORI: renungan ,</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mariasunarto.com/singa-cantik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
