Hanya Masjid Yang Masih Berdiri Di Haiti
Rabu, 27/01/2010 15:03 WIB
Apa kesamaan semua bencana alam di seluruh dunia? Mulai dari tsunami Aceh, Indonesia, sampai gempa bumi dahysat di Haiti baru-baru ini, ternyata hanya masjid lah yang tidak runtuh karena guncangan dan hantaman bencana alam tersebut.
Selasa (26/1) sekelompok Muslim dari komunitas Islam di Karibia, tiba di Port-au-Prince dengan membawa bantuan. Keesokan harinya, pemimpin tim berkata, "Kami sampai ke Haiti dengan selamat. Dan sekarang kami ada di Masjid Al-Tawhid di Port-au-Prince. Kami berada di jalan sepanjang malam. Sekitar pukul dua pagi, kami menyeberangi perbatasan ke Republik Dominika, sampai kami bertemu dengan saudara-saudara kami di Port-au-Prince.
“Sementara situasi masih berbahaya, dan kami belum mengambil langkah apapun untuk melindungi mereka. Kami bergantung pada Allah, Subhanallah. Kita tidak dapat berdiam diri ketika saudara-saudara kita tidak memiliki cukup makanan dan air. Seluruh kota jatuh dalam kekacauan. Siang dan malam orang-orang berdiri di antrian untuk minyak tanah. Saudara-saudara kita telah membantu kami membongkar truk. Mereka, istri-istri mereka dan anak-anak mereka senang melihat makanan dan minuman. Melihat kami, mereka mengucapkan takbir ‘Allahu Akbar!’ Mereka menunggu kami. Setelah pembongkaran, kita melakukan shalat tahajjud berjamaah. Semoga Allah membantu kita semua!”
Menurut seorang Muslim yang berhasil ditemui di Masjid Al-Tawhid, pada pagi hari tanggal 20 Januari, seusai shalat Shubuh, sekelompok Muslim berbaring tidur-tidur ayam di Masjid. "Kami beristirahat sejenak, tapi kemudian terasa getaran hebat. Semua orang mulai berteriak Syahadat dan bergegas ke jalan. Segala puji bagi Allah, tidak ada yang mengerikan terjadi pada Masjid, ketika semua bangunan runtuh. Masjid berdiri kokoh di celah-celah, bahkan tidak sedikitpun bergoyang." kata seorang juru bicara.
Saat ini, otomatis Masjid Al-Tawhid di Port-au-Prince telah berubah menjadi tempat penampungan sementara bagi umat Islam dan juga orang-orang non-Islam. Ketika terjadi gempa, semua orang berlari ke masjid dan diam di sana sambil menggigil dan menangis ketakutan. Pasca gapma, mereka yang tidak cocok dan tidak kebagian tenda, tinggal di kamp-kamp di sekitar masjid. Banyak orang yang terluka dan membutuhkan perawatan medis, makanan dan air.
Selain Masjid Al-Tawhid, yang tidak terkena gempa dan masih berdiri kokoh juga adalah Masjid Al-Fatihah juga di Port-au-Prince. (sa/camuslm)
Related posts:









embun777 said,
January 28, 2010 @ 8:58 pm
Mohon ijin mengamankan yg Pertama dulu..
embun777 said,
January 28, 2010 @ 8:58 pm
turut prihatin dg kejadian yg menimpa sahabat2 kita..
semoga semua korban dpt diterima disisiNYA.
dan keadaan semoga cepat dipulihkan mjd lbh baik lagi
embun777 said,
January 28, 2010 @ 9:00 pm
terima kasih atas kunjungannya..
salam dan sukses selalu.
maria said,
January 28, 2010 @ 9:35 pm
sekarang baru ketahuan ini dia orangnya,bro kok comment saya ada diluar, hayo ngaku , eh maaf -maaf trima kasih anda telah mampir.
trima kasih suport anda hello word saya yang masih piyik.
sauskecap said,
January 28, 2010 @ 11:31 pm
wah tiap ada gempa pasti ada aja masjid yang tetap berdiri….
maria said,
January 29, 2010 @ 6:27 am
saya rasa kekuatan alam lebih jeli memeilih mana yang harus mendapatkan perlakuan khusus .harus diselamatkan, yang ada akses kesucian hati .
subkhanallah. maka berjalanlah dalam hidup ini berhati-hati ,tidak seperti bonek
quo sera-sera.trima kasih.
Arief Rizky Ramadhan said,
February 7, 2010 @ 7:07 pm
itulah kekuasaan Allah, seperti saat tusnami di Aceh cuma Masjid yang berdiri kokoh…
mariasunarto said,
February 8, 2010 @ 12:04 am
gini hari kalau gak berubah tunggu kalau disentil malaikat lo .baitewe trima kasih anda berkunjung sobat.