PONDASI KEHIDUPAN

Posted on February 4, 2010 by mariasunarto | Edit

Kekuatan bangunan terletak pada pondasi, sedangkan kekuatan keinginan manusia untuk maju terletak pada kesunguh-sunguhannya menyiapkan kehidupan. Semakin bersungguh-sungguh menyiapkan kehidupan maka semakin kuat terhadap beribu cobaan, dan persiapan kehidupan itu bukan hanya untuk hidup didunia nyata , tetapi untuk   bekal sesudah  kehidupan  ini , hidup yang  kekal nanti.
Periode  sekolah  , periode  mencari  pasangan , periode  menikah membentuk keluarga, mempunyai  teturunan ,menghidupi dan  mendidik anak,  cobaan  godaan  cinta  dadakan (diluar  rencana).

Periode   mengasah  jiwa ,  rohani  lebih  dalam   mengenal   Sang Khalik, disini  cobaanya  bukan  main, sampai  menemukan  makna  hidup  yang  sebenarnya.

Semuanya  membutuhkan  kekuatan  pondasi  keimanan  dan  ketabahan  dalam  mempertahankan  kehidupan  keluarga  sampai

generasi  berikutnya  (anak  cucu ). Apakah  anda  bisa  menyawab  tantangan  sebegitu  panjang  dan  besar menuju  kenyataan  hidup.   CAMKANLAH .

Filed under: info, mativasi | Leave a Comment »

No related posts.

  del.icio.us this!

4 Responses so far »

  1. 1

    Catatan Bang Hery said,

    February 5, 2010 @ 8:26 am

    Hidup memang penuh tantangan dan lebih dari itu, hidup butuh tantangan agar manusia yang menjalaninya menjadi lebih tangguh.

  2. 2

    maria said,

    February 5, 2010 @ 11:03 am

    perjalanan anda masih jauh gak usah kuatir sudah ada jatah dari sang khalik untuk jodoh , rejeki , dan umur sampai kapan , kan sebelum lahir anda sudah tanda TNGAN perjanjian denganNya . ANGGAP AJA BEGITU
    tinggal usaha tiap-tiap manusianya .jalan terus.

  3. 3

    Iruth said,

    February 17, 2010 @ 11:57 am

    Semoga kami sekeluarga diberikan kekuatan pondasi keimanan sampai akhir hayat tetapkan satu tujuan yang Maha Agung.. Amin

  4. 4

    maria said,

    February 17, 2010 @ 1:37 pm

    manusia diberi peran masing -masing supaya dijalani ,kaya miskin ,usia panjang atau pendek , kita tidak bisa menolak dimana ,berapa aja kau akan diberi rejeki , jalani dengan tulus. ;-)

Comment RSS · TrackBack URI

Say your words

CAPTCHA Image CAPTCHA Audio
Refresh Image