ZIKIR KALBU
Tahapan berikutnya yang ditempuh seorang salik, pejalan akherat, pelaku spiritual journey, adalah zikir kalbu . Pada tahap ini anggota tubuh diajak diam . Termasuk bibir pun harus diam. Tak bergerak . Kalau toh asma Tuhan masih disebut , maka itu hanya sebutan di dalam hati. Sembilan pintu indra dijadikan pasif . Hanya indra batin yang reseptif terhadap sebutan asma Tuhan dihati. Zikir kalbu pun hanya tahapan dalam perjalanan ke akhirat. Artinya , setelah kita bisa menguasai tahap ini , kita tidak boleh mandek. Kita tidak boleh berhenti sampai disini . Kita tidak boleh membuat kalbu kita bekerja mekanis. Kalau diumpamakan kursus , zikir kalbu itu tingkat madya. Tentu , tidak setiap pejalan spiritual mampu melamjutkan perjalanannya . Masing masing orang memiliki potensinya sendiri-sendiri . Seseorang tidak bisa memaksa orang untuk bertindak lebih jauh . Tetapi, kita harus optimal dalam sebatas yang kita mampu. Sejauh yang bisa ditempuh .
Ditingkat apapun kalau sudah menjadi mekanikal, akan melahirkan kepercayaan . Yang tercipta itu iman yang statis. Bukan iman yang dinamis Kita akan menjadi orang yang merasa bisa . Dalam bahasa Jawanya kita akan menjadi orang yang rumongso bisa. Padahal , sebenarnya belum bisa. Sampai dengan tahap ini kita masih berebut kebenaran . Lain halnya dengan orang tidak menjadikan sesuatunya mekanikal atau rutinitas . Ia sebenarnya tidak berhenti pada pencapaiannya. Tapi , ia menyadari sepenuhnya batas yang dapat ia tempuh . Maka, yang ia capai itulah yang akan memberikan manfaat bagi yang lain.
Related posts:









andry sianipar said,
October 14, 2009 @ 11:37 am
Masing masing orang memiliki potensinya sendiri-sendiri . Seseorang tidak bisa memaksa orang untuk bertindak lebih jauh . Tetapi, kita harus optimal dalam sebatas yang kita mampu. Sejauh yang bisa ditempuh .
namun di atas semua itu kita perlu juga untuk membangun kepantsan atas apa yang kita cita citakak.sehingga,ketika cita cita tercapai kita benar benar pantas meraihnya,,
salam super
maria said,
October 14, 2009 @ 12:00 pm
alhamdulillah ,dengan umur yang masih mudah kalau sudah berkehendak menjalani perjalanan menuju kebenaran insyallah akan kuat .
urut2annya > zikir lisan > zikir kalbu > zikir sirr > zikir rasa
nantikan postingan berikutnya
bukan facebook said,
October 15, 2009 @ 9:11 am
Oooh ternyata zikir ada tingkatannya toh…alhadulillah ilmu saya jd bertambah..
maria said,
October 15, 2009 @ 10:52 am
kalau Tuhan telah memberikan jalan ; anda bisa memulai , jangan lupa mohon kekuatan kepada-Nya dan bersyukur .
Joko Setiawan said,
October 15, 2009 @ 9:37 pm
HHmm….salam semangat selalu untuk pencapaian jati diri yang sejati
http://garasiusaha.wordpress.com/