ZIKIR RASA
Orang Jawa menyebutnya “sembah rasa”. Ungkapan sembah rasa ini bermula pada pupuh ke-70 dalam Gambuh, serat Wedhatama. Tentu , hal ini tidak dapat dibabar dalam pertemuan terbuka . Al-Quran pun cuma menyebut keadaan sembah rasa itu hanya dalam 2 ayat, yaitu surah An-Najm ayat 17 dan surah As-Sajdah ayat 17. Inilah tahap manunggaling kawula-Gusti . Dalam bahasa Al-Quran manunggaling kawula Gusti ini disebut Liqa’ Allah, pertemuan dengan Allah , yang dalam Al-Quran disebut 16 kali.
Dalam bahasa orgasme seksual keadaan ini dicapai pada titik nol. Suatu kondisi seperti tidak ada siapa-siapa , tapi dalam kesadaran. Kita hanya merasa sebagai cahaya yang memancar terang. Dan, itu hanya sesaat. tak ada lagi dualitas, yaitu subyek yang merasakan dan obyek yang dirasakan . Dan, jika titik ini tercapai , maka ada perasaan terang benderang dalam diri kita. Blissful . Bunga mekar yang menawan makhluk disekelilingnya . Rasa cinta kepada sesama tumbuh.
Hasil dari zikir rasa adalah manusia ceria . Bukan ia berusaha ceria, tapi badan jasmaninya yang menampakkan sinar keceriaan . Ia tampak bebas, tak ada beban yang dipikulnya. Apa yang dilakukannya semata-mata manfaat bagi semua pihak. Ia tampak terus menerus mesemseperti semar. Terus tersenyum seperti seperti yang nampak pada patung Budha.
Memang, hanya sedikit orang yang sampai pada zikir rasa ini. Tapi , mesti sedikit kehadirannya dapat mengayomi dunia. Paling tidak, ia menjadi pengayoman bagi makhluk hidup di sekitarnya. Inilah puncak dari perjalanan akhirat . Jadi , ia tidak perlu memburu akhirat, karena ia tak pernah melupakan akhirat yang menjadi sumber kehidupannya.
Related posts:









lina@happy family said,
October 18, 2009 @ 11:09 am
Maria, artikel yg sangat menarik. Zikir rasa : ini hal baru buat saya
maria said,
October 18, 2009 @ 2:22 pm
mengerjakan dulu : zikir lisan > zikir kalbu > zikir sirr > zikir rasa sebelum mengerjakan nya ,membersih diri dari dosa2
memohon kekuatan dan meminta ampun kepada -Nya
trima kasih lina .
Advokat Sony said,
October 19, 2009 @ 4:07 am
Semoga saya dapat Hidayah untuk merasakannyaa.
Thanks Ibu Maria.
Salam,
Sony
Jentrong's said,
October 19, 2009 @ 9:23 am
wah tutornya t’lalu berat sobat,,,
tp bg yg ud ngerti tentu sangat b’guna…..
dan tentunya utk mencapai itu sangat2 berap apabila bkn tuhan sendiri yg menuntunya….
tanks ya sob???
maria said,
October 19, 2009 @ 9:45 am
seberat apapun kalau Tuhan sudah memberkan jalanmu kau harus menyadari bahwa engkau telah disapa melalui tulisan2 ini oleh Tuhan ,bersukurnya kau ditunjukkan jalan untuk kesucian menuju kehadira-Nya
alamendah said,
October 19, 2009 @ 10:48 am
maaf, link saya kok gak bisa dibuka. Kelihatannya ada yang keliru, tuh